Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
APA yang kamu lakukan saat seseorang yang kamu kasihi dan cintai mengalami musibah? Menguatkannya adalah salah satu cara agar seseorang itu kembali bangkit dari keterpurukannya yang dialaminya.
Iya, itulah yang pesan ingin disampaikan Keisya Levronka lewat single terbarunya yang berjudul Tawamu. Single ini dirilis di bawah label rekaman Universal Music Indonesia, label yang menaungi Keisya Levronka saat ini.
Single ini menjadi emosional karena Keisya Levronka mendedikasikannya untuk sang adik, Lexi Valleno Havlenda. Mengapa dikatakan emosional? Karena lagu Tawamu menceritakan tentang bagaimana ia memberikan full support untuk sang adik yang kala itu tengah mengalami kecelakaan saat melakukan wall climbing dan merasa putus asa akan hidupnya.
“Saat itu adikku mengalami kecelakaan jatuh dari lantai 6 saat melakukan kegiatan wall climbing. Pada saat itu adikku sudah sangat putus asa akan hidupnya karena sakit yang terlalu berat. Pada saat itu aku ingat memberi tahu dia untuk berfikir hal-hal baik dan jangan pernah menyerah, karena akan ada aku yang siap merangkulmu,” ujar Keisya Levronka tentang cerita dari lagu Tawamu.
Keisya Levronka menambahkan, kala itu sang adik sempat merasa putus asa dan kesulitan menjalani proses penyembuhan kakinya. Namun, saling menguatkan dari keluarga dan sahabat dekat menjadi kunci dari proses penyembuhannya.
Di lagu Tawamu, Keisya Levronka menghadirkan suatu nuansa baru dari warna musiknya. Biasanya ia membawakan lagu dengan warna musik pop ballad, di single Tawamu, Keisya Levronka menyajikan lagu bergenre pop rock dengan vibes band 2000’s.
Di lagu ini Keisya Levronka turut andil untuk penulisan lagunya dengan dibantu oleh penulis lagu andal di industri musik tanah air, Clara Riva dan S/EEK.
“Aku dari kecil memang sangat suka dengan band-band Indonesia dan sangat ingin untuk memiliki lagu yang bergenre seperti itu. Dan, setelah berdiskusi akhirnya genre lagu ini yang ingin kita tampilkan di single Tawamu. Jujur, aku puas banget sama hasilnya,” kata Keisya Levronka.
Dari departemen suara, seperti yang sudah diungkapkan, lagu ini memiliki warna musik pop rock dengan mengdepankan musik dengan format band. Perpaduan warna musik dengan kualitas dan karakter vokal Keisya Levronka yang unik membuatnya tetap terasa nyaman untuk didengarkan.
Konsep musik video dari single Tawamu dibuat sangat touching, karena ada potongan-potongan video di saat Keisya Levronka dan keluarga tengah bersedih dan melewati musibah tersebut.
Potongan video itu dikombinasikan dengan penampilan Keisya Levronka di depan sang adik, ayah, ibunda, dan kakaknya. Ada tangis di dalam musik videonya yang membuat musik videonya menjadi sangat menyentuh. Sempurna!
“Aku berharap lagu ini bisa dinikmati oleh banyak orang. Dan, selain tentunya buat adikku, aku juga ingin lagu ini untuk mereka yang relate dapat menjadi penguat dan mampu menjadi semacam stimulus untuk bangkit dari masalah yang sedang mereka alami,” harap Keisya Levronka.
Lagu ini sudah dapat kalian dengarkan dan di semua platform layanan musik digital. Musik videonya juga bisa dinikmati di kanal YouTube resmi milik Keisya Levronka. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved