Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM hubungan percintaan anak muda zaman sekarang, banyak sekali yang menjadi korban ghosting. Frasa tersebut sebenarnya bermakna sebuah rasa sedih melanda seseorang karena ditinggalkan oleh seseorang yang tersayang tanpa kabar maupun pesan. Bukan karena maut, biasanya mereka ditinggalkan karena orang tersebut menemukan cinta yang lain.
Perasaan inilah yang ingin ditangkap musisi muda asal Jakarta, Rafi Sudirman.
Salah satu rooster dari label After School ini baru saja merilis sebuah single galau yang sangat relate dengan sedihnya ditinggalkan dengan judul Ingatkah?.
Melalui lagu ini, Rafi Sudirman ingin hadir menemani teman-teman yang merasa sedih ditinggalkan orang tersayang demi orang lain.
“Lagu ini bercerita tentang rasa insecurity dan sedihnya ditinggalkan sama gebetannya. Jadi di sini, dia cuma ngomong ‘Ingatkah? Ingatkah?’ karena dia ditinggalkan secara tiba-tiba. Tapi di sisi lain, dia merasa tidak percaya diri lagi karena gebetannya meninggalkannya demi orang lain,” cerita Rafi.
Lagu galau ini pun semakin sempurna dibawakan Rafi Sudirman dengan nuansa musik pop yang mendayu-dayu.
Dentingan piano membuka lagu ini bersamaan dengan vokal manis Rafi membawa pengalaman sedihnya ditinggalkan oleh orang terkasihnya demi orang lain.
Lagu ini terasa lebih menyayat hati dengan bantuan Rendy Pandugo yang hadir di kursi producer dan Farrel Cahyono yang menjadi assistant producer. Sedangkan Teddy Adhitya juga hadir membantu Rafi sebagai vocal director.
Ingatkah? sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform kesukaan kalian.
Walaupun dirilis di bulan kasih sayang, lagu ini adalah kado untuk orang-orang yang pernah di-ghosting dan merasa insecure. Semoga lagu ini dapat menemani sore dan malam kalian yang sendu. (Z-1)
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Ide pembuatan remix ini bermula saat Winky Wiryawan menyiapkan set khusus untuk penampilannya di festival PestaPora.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Ajang penghargaan musik internasional terbesar di Jepang, Music Awards Japan (MAJ) 2026, siap digelar untuk tahun kedua pada Sabtu, 13 Juni 2026.
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved