Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
TERINSPIRASI oleh kehangatan dan nostalgia musik tahun 70-an, single terbaru Skyline, If Only..., menyelami tema cinta, penyesalan, dan kesempatan kedua.
Single yang kini tersedia di semua platform streaming utama itu menunjukkan kemampuan musisi muda asal Jakarta, Skyline, untuk terhubung secara emosional melalui musiknya.
Dengan lirik yang lembut namun menyentuh hati dan aransemen yang sederhana, If Only... berbicara kepada siapa saja yang pernah bertanya-tanya tentang "bagaimana jika" dalam cinta.
Lirik seperti "Wish that I could just turn back the time, back when I was yours and you are mine," menangkap kerinduan dan rasa sakit dari cinta yang telah hilang.
"Lagu ini berasal dari tempat yang sangat pribadi," ungkap Gerald, nama di balik Skyline. "Kita semua memiliki momen di mana kita berharap bisa kembali dan bertahan sedikit lebih lama. If Only... adalah cara saya merenungkan perasaan itu dan membagikannya dengan orang lain."
Pada 2025, Skyline cenderung memadukan jiwa musik tahun 70-an dengan cerita emosional modern.
Melalui Skyline, Gerald menghadirkan kembali melodi yang menyentuh hati dan emosi autentik dari era keemasan sambil menjaga pesan yang relevan untuk masa kini. If Only... adalah contoh cemerlang dari gaya dan gairah unik Skyline.
If Only... dimulai pada suatu malam yang tenang saat Gerald Timotheus merenung. Saat mengingat kembali kenangan dan jurnal lama, ia mendapati dirinya memikirkan tentang kesempatan yang hilang dan kata-kata yang tak terucapkan dalam hubungan masa lalu. Sejak saat itu, lagu itu terbentuk.
"Emosinya begitu mentah dan nyata, hampir seperti terukir dengan sendirinya," jelas Gerald. "Ini tentang keinginan untuk kembali dan memperbaiki keadaan, tetapi tahu Anda tidak bisa. Yang bisa Anda lakukan hanyalah belajar dan terus maju."
Aransemen lagunya sengaja dibuat sederhana namun megah, dengan membiarkan liriknya menjadi pusat perhatian. Setiap baris terasa seperti halaman dari buku harian, menciptakan hubungan yang intim dan jujur dengan pendengar.
"Saya ingin ini terasa seperti percakapan," kata Gerald. "Tidak hanya dengan seseorang yang telah meninggal, tetapi juga dengan diri Anda sendiri. Ini tentang mengajukan pertanyaan-pertanyaan sulit: Bagaimana jika saya bertahan? Bagaimana jika saya berusaha lebih keras? Bagaimana jika kita punya lebih banyak waktu?" "Emosinya begitu mentah dan nyata, hampir seperti terukir dengan sendirinya," jelas Gerald.
"Ini tentang keinginan untuk kembali dan memperbaiki keadaan, tetapi tahu Anda tidak bisa. Yang bisa Anda lakukan hanyalah belajar dan terus maju," lanjutnya.
If Only... saat ini sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform favorit kalian.
Skyline berharap melalui lagu ini pendengarnya dapat merasakan kembali momen-momen yang pernah dimiliki sebelum menjadi kenangan. (Z-1)
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Ide pembuatan remix ini bermula saat Winky Wiryawan menyiapkan set khusus untuk penampilannya di festival PestaPora.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Ajang penghargaan musik internasional terbesar di Jepang, Music Awards Japan (MAJ) 2026, siap digelar untuk tahun kedua pada Sabtu, 13 Juni 2026.
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved