Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Big Records Asia memperkenalkan single solo kedua dari Febree yang berjudul Berevolusi. Peluncuran lagu ini menjadi refleksi dari semangat perusahaan dalam menghadirkan karya yang relevan sekaligus memperkuat langkah ekspansi strategis di industri musik.
Setelah lebih dari lima tahun mendistribusikan lebih dari 500 lagu ke berbagai platform digital global melalui mitra agregator The Orchard (AS), Big Records Asia terus mendorong pendekatan kreatif yang lebih kontekstual.
Lagu Berevolusi menjadi simbol perubahan arah musikal Febree sekaligus representasi dari transisi Big Records Asia ke ruang dan semangat baru.
"Kami ingin menjadikan karya Febree lebih dari sekadar lagu sebagai pemicu percakapan tentang keberanian menjadi diri sendiri. Berevolusi adalah panggilan untuk berani berubah," ujar Isra Ruddin, CEO Big Records Asia, dalam keterangannya, Minggu (3/8).
Lagu Berevolusi mengusung gaya indiepop dengan nuansa melankolis dibawakan dengan gaya vokal yang rapuh dan personal. Febree menulis lagu ini berdasarkan pengalaman emosional yang akrab bagi banyak anak muda yakni tekanan sosial saat memasuki lingkungan baru, ekspektasi untuk tumbuh, hingga pergulatan batin ketika dihadapkan pada manipulasi atau rasa tidak enakan. (I-2)
DI penghujung tahun 2025, Petrus Mahendra atau Mahen kembali menelurkan karya terbaru setelah sebelumnya meluncurkan mini album bertajuk Setelah kau Pergi.
Momen 30 Desember dipilih sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan duka di masa lalu dan bangkit dalam lembaran baru.
DALAM momentum Hari Guru Nasional, Big Records Asia menghadirkan karya reflektif melalui perilisan single terbaru dari band alternatif asal Bandung, Twonda, berjudul Terima Kasih.
Bukan sekadar ajang rilis lagu, tapi pernyataan diri bahwa band asal Purwakarta ini siap berdiri sejajar di kancah musik nasional.
Lagu ini merupakan karya cipta Titi DJ sendiri.
Akhir Februari lalu, Media Indonesia bertanya kepada Rhoma Irama di Studio Soneta, Depok. Pertanyaan itu seputar lagu baru si Raja Dangdut yang selalu dinanti para penggemar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved