Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM momentum Hari Guru Nasional, Big Records Asia menghadirkan karya reflektif dan penuh makna melalui perilisan single terbaru dari band alternatif asal Bandung, Twonda, berjudul Terima Kasih. Lagu ini dirilis sebagai bentuk penghargaan kepada semua sosok yang pernah berperan sebagai guru dalam hidup seseorang, baik mereka yang mengajar di sekolah maupun figur lain yang hadir sebagai pembimbing, penuntun, atau pemberi makna.
Terima Kasih menunjukkan sisi Twonda yang lebih matang, lembut, dan introspektif. Lagu ini bercerita tentang penyesalan yang akhirnya berubah menjadi penerimaan dan rasa syukur. Pesannya yaitu ucapan terima kasih--meski datang terlambat--tetap memiliki tempat yang tulus di dalam hati.
Secara musikal, Twonda menghadirkan ciri khas alt-rock dan Britpop modern dengan pendekatan lebih organik: gitar berlapis, vokal yang jujur, dinamika minimalis, dan atmosfer nostalgik yang membuat lagu ini terasa sangat personal.
"Hari Guru Nasional adalah momen yang tepat untuk merayakan mereka yang telah memberi arah dalam hidup kita. Terima Kasih bukan hanya lagu, tetapi pengingat emosional bahwa apresiasi adalah bahasa universal yang bisa menghubungkan siapa pun. Karya ini kami dukung penuh karena Twonda berhasil menerjemahkan rasa syukur dalam bentuk musik yang jujur dan menyentuh," ujar Isra Ruddin, CEO Big Records Asia, dalam keterangan resmi, Rabu (26/11).
Twonda menyampaikan pihaknya ingin lagu ini menjadi pengingat kecil bahwa kadang rasa terima kasih datang terlambat, tapi tetap punya tempat. Lagu ini dibuat mereka untuk siapa pun yang pernah jadi guru yang mengajarkan nilai, keberanian, atau bahkan cara melihat hidup. (I-2)
DI penghujung tahun 2025, Petrus Mahendra atau Mahen kembali menelurkan karya terbaru setelah sebelumnya meluncurkan mini album bertajuk Setelah kau Pergi.
Momen 30 Desember dipilih sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan duka di masa lalu dan bangkit dalam lembaran baru.
Bukan sekadar ajang rilis lagu, tapi pernyataan diri bahwa band asal Purwakarta ini siap berdiri sejajar di kancah musik nasional.
Lagu ini merupakan karya cipta Titi DJ sendiri.
Akhir Februari lalu, Media Indonesia bertanya kepada Rhoma Irama di Studio Soneta, Depok. Pertanyaan itu seputar lagu baru si Raja Dangdut yang selalu dinanti para penggemar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved