Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH mendapat perhatian lewat cover lagu dari band senior mereka, Sebuah Tawa Dalam Cerita, unit musik We Came Alive siap memulai babak baru yang lebih berani dengan single original terbaru mereka berjudul 14:54. Lagu ini akan dirilis secara serentak di seluruh platform streaming digital pada Jumat (1/8), tepat pukul 14:54 WIB.
14:54 lahir dari sebuah momen perenungan personal Shafa, yang merupakan penulis lagu, produser, sekaligus pemain synth untuk We Came Alive.
Ia bercerita bahwa notasi untuk lagu ini ditemukan secara spontan saat sedang melamun di tengah perjalanan menuju tempat kerja.
Dari momen singkat tersebut, lahir sebuah niat untuk mengajak para pendengarnya ikut merasakan pengalaman "mimpi di siang bolong" yang ia rasakan.
Single ini lebih dari sekadar rilisan musik; ia adalah sebuah manifesto. 14:54 berfungsi sebagai penanda dimulainya era baru bagi band, yang diusung dengan sebuah pesan kuat dan undangan terbuka.
"14:54 adalah sinyal untuk semuanya. Ini awal dari era baru kami, dan kami ingin semua orang yang pernah merasa tertinggal, hancur, atau dikucilkan untuk tahu: tempat kalian ada di sini, bersama kami. Join the sinners," tegas Shafa.
Frasa Join the Sinners kini menjadi tumpuan dan identitas baru bagi We Came Alive. Ini adalah sebuah panggilan bagi siapa saja yang merasa berbeda untuk menemukan rumah dan komunitas.
Konsep ini juga dipastikan akan menjadi benang merah yang mengikat album terbaru mereka yang dijadwalkan rilis pada Desember 2025 mendatang.
14:54 sudah tersedia untuk didengarkan di Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan semua platform streaming digital lainnya mulai 1 Agustus 2025 pukul 14:54 WIB. (Z-1)
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved