Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses dengan lagu Halu penyanyi Pop-Melayu asal Lampung Maulana Ardiansyah kembali dengan sekuel, Tak Halu Lagi.
Lagu terbaru ini menampilkan kolaborasi spesial dengan Avolia, sesama penyanyi dengan genre Pop-Melayu.
Lagu ini dirilis pada 1 Agustus 2025, dan kini bisa didengarkan di semua platform digital, bersama dengan video musik di official YouTube channel Maulana Ardiansyah.
Tak Halu Lagi terinspirasi dari cerita yang ada dalam lagu sebelumnya, Halu.
Jika Halu menceritakan tentang seseorang yang berhalusinasi untuk memiliki pasangan, lagu ini menceritakan saat seseorang akhirnya menemukan cinta sejatinya dan tidak lagi berhalusinasi.
Maulana mengatakan, “Lagu ini tentang seseorang yang akhirnya menemukan cinta yang dia tunggu-tunggu, dan tak perlu lagi berhalusinasi. Ini tentang cinta yang menjadi kenyataan.”
Tentang kolaborasinya dengan Avolia, Maulana mengatakan, “Saya memilih Avolia karena gaya musiknya sangat mirip dengan saya, dan ini adalah kolaborasi pertama saya dengan seseorang di genre ini. Rasanya sangat cocok untuk lagu ini, dan kami sangat menikmati proses rekaman dan syuting video bersama.”
Dalam proses rekaman dan syuting video musik, Maulana mengingat, “Semua prosesnya lancar banget. Avolia dan saya benar-benar menikmatinya, apalagi pas syuting video klip ada banget komedinya! Salah satu momen lucu adalah ketika kami dikejar oleh satpam saat syuting adegan di atas mobil bak. Karena syutingnya di komplek perumahan, kami sampai harus cari jalan lewat gang kecil biar bisa keluar dari komplek perumahan, hahaha.”
Maulana berharap lagu ini membawa harapan bagi fans-nya Teman Lana, terutama bagi mereka yang masih mencari cinta sejati.
"Jika kamu masih Halu untuk sesuatu dalam hidup, semoga segera terwujud biar Tak Halu Lagi dan menemukan kebahagiaan, bukan cuma dalam cinta tapi juga impian di hidup kamu," pungkasnya. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved