Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses dengan lagu Halu penyanyi Pop-Melayu asal Lampung Maulana Ardiansyah kembali dengan sekuel, Tak Halu Lagi.
Lagu terbaru ini menampilkan kolaborasi spesial dengan Avolia, sesama penyanyi dengan genre Pop-Melayu.
Lagu ini dirilis pada 1 Agustus 2025, dan kini bisa didengarkan di semua platform digital, bersama dengan video musik di official YouTube channel Maulana Ardiansyah.
Tak Halu Lagi terinspirasi dari cerita yang ada dalam lagu sebelumnya, Halu.
Jika Halu menceritakan tentang seseorang yang berhalusinasi untuk memiliki pasangan, lagu ini menceritakan saat seseorang akhirnya menemukan cinta sejatinya dan tidak lagi berhalusinasi.
Maulana mengatakan, “Lagu ini tentang seseorang yang akhirnya menemukan cinta yang dia tunggu-tunggu, dan tak perlu lagi berhalusinasi. Ini tentang cinta yang menjadi kenyataan.”
Tentang kolaborasinya dengan Avolia, Maulana mengatakan, “Saya memilih Avolia karena gaya musiknya sangat mirip dengan saya, dan ini adalah kolaborasi pertama saya dengan seseorang di genre ini. Rasanya sangat cocok untuk lagu ini, dan kami sangat menikmati proses rekaman dan syuting video bersama.”
Dalam proses rekaman dan syuting video musik, Maulana mengingat, “Semua prosesnya lancar banget. Avolia dan saya benar-benar menikmatinya, apalagi pas syuting video klip ada banget komedinya! Salah satu momen lucu adalah ketika kami dikejar oleh satpam saat syuting adegan di atas mobil bak. Karena syutingnya di komplek perumahan, kami sampai harus cari jalan lewat gang kecil biar bisa keluar dari komplek perumahan, hahaha.”
Maulana berharap lagu ini membawa harapan bagi fans-nya Teman Lana, terutama bagi mereka yang masih mencari cinta sejati.
"Jika kamu masih Halu untuk sesuatu dalam hidup, semoga segera terwujud biar Tak Halu Lagi dan menemukan kebahagiaan, bukan cuma dalam cinta tapi juga impian di hidup kamu," pungkasnya. (Z-1)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved