Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu asal Jakarta Timur, Maseta, mengenang kembali hubungan romantis yang kompleks dalam single terbarunya Kejora Walini yang dirilis pada 23 Juli 2025.
Terinspirasi oleh cerita cinta personalnya, judul single Kejora Walini merujuk pada ide kencan ke kebun teh Walini yang akhirnya tidak pernah terealisasikan.
Lagu ini bercerita mengenai orang dewasa muda yang masih linglung dalam menghadapi permasalahan percintaan. Ia menceritakan bagaimana dua insan penuh ego saling bersinggungan sehingga menyelesaikan masalah sesuai kepentingan diri sendiri.
Lagu berdurasi 6 menit 21 detik ini terdiri atas dua babak yang merepresentasikan kompleksitas hubungan yang ia jalin dengan mantan pasangannya.
“Lagunya ada beberapa babak karena hubungannya pun terdiri dari beberapa babak. Aku merasakan posisi yang ditinggal dan juga meninggalkan,” ujarnya.
Dimulai dengan suasana yang tenang dan sentimental, Maseta merefleksikan fase putus cinta ketika meninggalkan pasangannya kala itu.
Baris pada bagian chorus: “Pelan aku coba untuk bertahan / Yang kau tinggalkan hanya rangkaian alasan / Jauhku mengayuh” menyiratkan bagaimana usaha yang dilakukan Maseta untuk mempertahankan hubungan.
Perlahan-lahan lagu ini dibangun dengan telaten hingga memasuki fase kedua dengan produksi yang lebih menggelegar.
Bagian bridge: “Kita berakhir parah / Mustahil lawan arah / Kita berjarak bukan berarti kalah” mewakilkan rasa ikhlas ketika ia ditinggalkan dan hubungan tersebut berakhir.
Terdapat kontras antara kedua babak ini dianalogikan Maseta sebagai suatu proses yang ia lalui ketika harus berhadapan dengan rasa kehilangan.
Kejora Walini merupakan hasil karya Maseta bersama produser Ollie Lazuardi yang juga gitaris penampilan live-nya. Lagu ini berawal dari sesi workshop untuk soundtrack film pendek teman mereka. Ollie awalnya memantik dengan progresi chord yang akhirnya menjadi chorus lagu ini.
“Aku dan Ollie selalu bercanda bahwa lagu ini adalah magnum opus kami,” ujar Maseta.
Ia menambahkan bahwa lagu ini merupakan salah satu karya favoritnya dan selalu menunggu waktu yang tepat untuk merilisnya.
Lagu ini dirilis bersamaan dengan video musik, hasil kerja sama dengan Sinema Sora dan disutradarai oleh Widya Arafah.
Widya merupakan seorang sutradara yang karya filmnya telah melenggang di ragam festival film bergengsi di Indonesia.
Konsepnya sendiri terinspirasi dari video musik era 2000an yang menitikberatkan pada sisipan live band pada visualnya.
“Gue pengen ada rasa tersendiri di adegan Maseta bernyanyi. Jadi ada nuansa agak warm romantis, tapi juga ada pahitnya di belakang”, ujar Widya.
Video ini juga dibintangi oleh Naya Salim. Video musik ini dapat diakses melalui kanal YouTube Maseta.
Kejora Walini merupakan single kedua dari extended play Maseta yang akan dirilis tahun ini. EP ini akan dirilis oleh label rekaman independen Sun Eater yang juga menaungi nama-nama besar belantika musik, seperti Hindia, .Feast, dan Lomba Sihir.
Kejora Walini ditulis oleh Maseta bersama dengan Ollie Lazuardi yang juga berperan sebagai produser dan mixing engineer. Ollie juga memainkan gitar, synthesizer, dan bass di lagu ini.
Vokal latar diisi oleh Alvina Farah dan Khalisha Naura. Drum dimainkan oleh Bagas Wisnu W. dan direkam oleh Haryo Widi. Sebagai penyelesaian akhir, lagu ini melalui proses mastering oleh David Halim.
Kejora Walini tersedia di seluruh kanal streaming digital mulai 23 Juli 2025. (Z-1)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved