Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Raissa Anggiani merilis single baru berjudul Lagu Cinta Untuk Mama, yang juga akan menjadi soundtrack untuk film dengan judul sama.
Sebelumnya, penyanyi berusia 20 tahun itu sukses meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Salah satu yang paling diingat tentu saja saat ia menjadi duta kampanye global Spotify 'EQUAL' dan membuat fotonya terpampang di New York Times Square, Amerika.
Tidak hanya itu, lagu-lagu Raissa Anggiani pun kerap masuk di ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia dan menjadi soundtrack beberapa film tenar, di antaranya, Kau Rumahku untuk serial Netflix Gadis Kretek, Menari Aku Menari untuk film 172 Days, dan Losing Us untuk soundtrack film 'Architecture of Love'.
Kini, single Lagu Cinta Untuk Mama merupakan ungkapan cinta seorang anak pada sang bunda.
Tiap lirik adalah pujian bagi cinta dan kasih sayang bunda yang selamanya takkan pernah bisa digantikan apapun. Kasih seorang ibu yang luar biasa selalu tak kenal lelah untuk menjaga dan menghadirkan doa untuk kebaikan dan kebahagiaan buah hati.
Lagu Cinta Untuk Mama diciptakan oleh komposer sekaligus maestro kenamaan tanah air Andi Rianto bersama Raissa Anggiani.
Tidak lupa dalam penulisannya, turut andil juga Peter Taslim, kakak dari aktor ternama Joe Taslim yang juga merupakan Executive Producer film Lagu Cinta Untuk Mama.
Soundtrack berjudul Lagu Cinta Untuk Mama akan menjelma sebagai salah satu elemen penting dalam film untuk mendukung atmosfer secara keseluruhan.
Pada akhirnya film dan soundtrack ibarat dua sisi yang takkan terpisahkan, saling mendukung dan membutuhkan satu sama lain. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved