Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM-FILM yang mengangkat tema disabilitas sering kali memberikan pandangan yang mendalam mengenai perjuangan, ketekunan, dan semangat juang luar biasa yang dimiliki individu dengan keterbatasan fisik.
Kisah-kisah ini tidak hanya menyoroti tantangan yang mereka hadapi, tetapi juga bagaimana mereka mengatasi hambatan besar dalam kehidupan mereka, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi mereka untuk meraih impian dan berkontribusi besar dalam masyarakat.
Dari para atlet hingga aktivis, perjalanan hidup mereka mengajarkan kita tentang kekuatan mental, keberanian, dan tekad yang tidak tergoyahkan.
The Theory of Everything adalah sebuah drama biografi romantis yang menceritakan kehidupan fisikawan teoretis terkenal asal Inggris, Stephen Hawking.
Film yang pertama kali diputar di Festival Film Internasional Toronto pada 2014 itu menggambarkan perjalanan hidup Hawking sebagai seorang jenius, suami, dan ayah.
Di usia 21 tahun, ia didiagnosis dengan penyakit mematikan, yaitu Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), yang juga dikenal sebagai penyakit Lou Gehrig, yang menyebabkan dia kehilangan kemampuan untuk menggerakkan tubuhnya secara bertahap.
Meskipun menghadapi tantangan tersebut, Hawking tetap menjadi salah satu pemikir ilmiah terkemuka dan paling berpengaruh dalam sejarah, yang terus memperluas pemahaman umat manusia tentang alam semesta.
The Terry Fox Story adalah sebuah film biografi tentang Terry Fox, seorang atlet, aktivis kemanusiaan, dan pendukung penelitian kanker asal Kanada-Amerika.
Tidak banyak orang Kanada dalam sejarah yang telah menunjukkan kekuatan dan ketahanan jiwa manusia seperti Terry, serta meninggalkan warisan yang begitu besar, menjadikan film ini sangat disarankan untuk ditonton oleh semua orang.
Walk. Ride. Rodeo. adalah sebuah film yang cocok untuk ditonton seluruh keluarga. Biopik ini mengisahkan perjalanan hidup nyata dari Amberley Snyder, seorang pembalap rodeo barrel asal Amerika yang pernah meraih peringkat nasional.
Di usia 19 tahun, hanya setahun setelah memenangkan gelar Kejuaraan Dunia NLBRA All-Around Cowgirl, Amberley mengalami kecelakaan saat mengemudi dari Utah ke Colorado.
Terlempar dari truknya, ia mengalami cedera parah pada tulang belakang yang membuatnya lumpuh dari pinggang ke bawah.
Namun, berkat keberanian, tekad, serta dukungan dari keluarga dan terapis fisiknya, Amberley berhasil kembali berkuda dan melanjutkan karirnya di dunia rodeo.
Dibintangi oleh Jamie Foxx yang meraih penghargaan Oscar, Ray adalah sebuah film biografi yang mengisahkan kehidupan penyanyi, penulis lagu, dan musisi legendaris, Ray Charles.
Terinspirasi oleh ibunya dan didorong oleh bakat musiknya yang luar biasa, Ray berhasil mengatasi kehidupan yang sederhana.
Dibesarkan di perkebunan di Florida dan kehilangan penglihatannya pada usia 7 tahun akibat glaukoma.
Untuk menemukan dan mengembangkan bakat musiknya, Ia kemudian menjadi salah satu artis musik paling sukses, berpengaruh, dan dicintai sepanjang masa.
Crip Camp adalah dokumenter yang diproduksi oleh Higher Ground Productions milik Barack dan Michelle Obama.
Film ini menyajikan kisah Camp Jened, yang terletak di Catskills, AS, yang menerima penyandang disabilitas pada 1950-an hingga 70-an, saat banyak perkemahan lain menolaknya.
Di era tersebut, penyandang disabilitas sering dikirim ke lembaga-lembaga hanya karena kondisi mereka.
Dengan menampilkan rekaman arsip, film ini menggambarkan semangat revolusioner di kamp tersebut dan perjalanan para pesertanya, banyak di antaranya yang kemudian menjadi tokoh penting dalam gerakan hak-hak disabilitas di AS. (berbagai sumber/Z-1)
Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan pentingnya mendorong kemandirian, kesiapan hidup, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 kembali menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan semua ruang publik di bawah naungan Kemenag ramah bagi penyandang disabilitas.
Pada acara kelulusan, 15 MUA Tuli Bakti BCA berkesempatan memamerkan kemampuan rias mereka lewat pagelaran fashion show koleksi IKAT Indonesia karya desainer Didiet Maulana.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved