Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN selebritas Sonny Septian dan Fairuz A. Rafiq mengungkapkan rutinitas olahraga yang dilakukan bersama, terutama usai Sonny pulih dari sakit. Sebelumnya, Sonny mengalami penyempitan pembuluh darah di otak dan leher hingga didiagnosis terkena stroke ringan. Sehingga Sonny sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama 24 hari.
"Kalau terkait olahraga, Alhamdulillah sekarang udah bisa lagi. Semenjak suami aku sehat, sekarang udah olahraga sama-sama," kata Fairuz saat ditemui Media Indonesia usai acara Annual Fashion Show Sisesa, yang digelar di The Ritz Carlton Jakarta, Pasific Place, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).
Fairuz menambahkan, kondisi Sonny sudah semakin membaik sehingga bisa balapan ketika berolahraga. Ya, pilihan olahraga mereka jalan kaki.
"Udah bisa balapan, jalan cepatnya. Tadinya kan aku ngikutin dia (Sonny) pelan-pelan gitu," ungkap Fairuz.
"Sehappy itu sih, sebahagia itu ngelihat sehatnya suami. Perkembangannya luar biasa," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sonny mengatakan sebelum pulih dari sakit, dirinya masih belum bisa jalan hingga harus dipapah. Tapi, saat ini, ia sudah bisa untuk jalan cepat. Namun, Sonny tidak diperbolehkan mengangkat benda berat.
Dalam rumah tangga, tentunya perlu saling mendukung satu sama lainnya, termasuk untuk menjalankan peran suami atau istri ketika salah satunya sedang sakit. Hal itu dilakukan oleh Sonny dan Fairuz.
"Biasanya kan dia (Sonny) yang ngangkatin aku kursi. Sekarang aku yang ngangkatin dia kursi. Jadi itu gantian, aku angkatin kursi ya," tutur Fairuz.(M-3)
Ia memahami tugas sebagai orangtua juga perlu mengenalkan pahlawan kepada anak, salah satunya melalui media uang
Kenyamanan dalam memilih gamis bagi Fairuz A Rafiq yang pertama yakni sopan
Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa orang dewasa yang berjalan kaki dengan durasi lebih lama lebih dari 10 menit
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko kematian, cara melakukan jalan kaki ternyata perlu diperhatikan.
LIMA lelaki paruh baya asal Kabupaten Aceh Tengah, rela berjalan kaki sekitar 180 kilometer (km) dari Gayo untuk melihat keadaan putra/putri mereka di Pesantren Darul Munawarah, Pidie Jaya
Penelitian Harvard mengungkap perempuan lansia cukup berjalan 4.000 langkah sehari untuk menurunkan risiko kematian dini dan penyakit jantung hingga 27%.
Kegiatan ini merupakan ekspresi kepedulian masyarakat terhadap perjuangan rakyat Palestina yang hingga kini masih memperjuangkan kemerdekaannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved