Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Jalan Kaki Lebih dari 10 Menit Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Despian Nurhidayat
01/1/2026 15:25
Jalan Kaki Lebih dari 10 Menit Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Manfaat jalan kaki 10 menit untuk menghindari risiko penyakit kardiovaskular.(Freepik)

AKTIVITAS fisik sederhana seperti jalan kaki ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan bahwa orang dewasa yang berjalan kaki dalam durasi lebih lama, yakni lebih dari 10 menit, memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular dan kematian dini dibandingkan mereka yang berjalan dalam waktu singkat.

Temuan ini menunjukkan bahwa jalan kaki tidak harus mencapai 10 ribu langkah per hari untuk memberikan dampak positif bagi tubuh. Hal terpenting adalah menjadikan aktivitas ini sebagai kebiasaan harian.

“Kebanyakan penelitian berfokus pada total jumlah langkah harian, termasuk penelitian kami sebelumnya. Namun, studi ini menunjukkan bahwa cara kita mengumpulkan langkah-langkah tersebut juga penting, terutama bagi orang yang kurang aktif,” ujar penulis utama studi, Dr Borja del Pozo Cruz.

Data menunjukkan hampir 31 persen populasi dewasa dunia tergolong kurang aktif secara fisik karena tidak memenuhi rekomendasi global, yakni berolahraga setidaknya 150 menit per minggu. Gaya hidup sedentari atau minim gerak diketahui berkaitan dengan peningkatan risiko insomnia, kematian dini, serta penyakit kardiovaskular.

“Semua orang bisa mendapatkan manfaat dari berjalan kaki. Praktis tidak ada kelompok yang dirugikan oleh aktivitas ini. Namun, temuan ini paling relevan bagi mereka yang cenderung sedentari atau berjalan kurang dari sekitar 8.000 langkah per hari,” lanjut Dr Borja.

Meski terkesan mudah, berjalan kaki dalam durasi panjang bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat melatih otot untuk menarik oksigen dari darah, yang pada akhirnya membantu menurunkan denyut jantung, peradangan, serta tingkat stres.

Selain itu, jalan kaki juga meningkatkan stimulasi pada jantung sehingga otot-otot tubuh dapat lebih aktif terlibat.

“Jalan kaki dengan durasi lebih lama kemungkinan membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, serta mendukung kontrol gula darah—semuanya sangat penting bagi kesehatan jantung,” tutup Dr Borja.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya