Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM bergenre action-thriller 'Weekend in Taipei' bakal meramaikan layar bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2024. Ini merupakan film besutan sutradara asal Amerika George Huang.
Film ini dibintangi Luke Evans sebagai John Lawlor dan Gwei Lun-Mei sebagai Joey Kwang. Seperti judulnya, Weekend in Taipei, film ini sebagian besar mengambil latar belakang di Taipei. Penonton akan dipertontonkan gedung-gedung pencakar langit hingga bangunan-bangunan dengan ornamen khas Taipei.
Berkisah tentang John Lawlor, agen Drug Enforcement Administration (DEA) dari Amerika Serikat yang mempunyai misi mengejar kartel narkoba terbesar di Taiwan. Dalam menjalani misinya, dia menyamar sebagai pembeli dan bertemu dengan Joey Kwang, gadis tangguh yang berperan bagai kurir dan sopir bagi Kwang (Sung Kang), tokoh utama kartel tersebut.
Baca juga : Muhadkly Acho akan Garap Film Agak Laen 2
Hubungan yang terjalin antara Lawlor dan Joey pun berubah menjadi romansa. Namun, hubungan tersebut kandas lima belas tahun lalu. Keduanya lalu dipertemukan kembali di Taipei. Banyak hal terjadi selama mereka berpisah yang juga membawa ke berbagai ancaman, namun cinta lah yang mampu menyelamatkan dari marabahaya.
Berdurasi 1 jam 40 menit, Weekend In Taipei memanfaatkan durasi waktu dengan sangat baik. George Huang dengan clear menyampaikan seluruh cerita baik dari kisah masa lalu John Lawlor dan Joey Kwang, sampai upaya mereka menangkap Kwang.
Meski bergenre action-thriller, namun Weekend in Taipei bukan tipikal action yang serius, George Huang tetap menyelipkan sisi humor pada setiap adegan action mereka, menjadi sajian yang pas untuk melepas penat dan kabur sejenak dari rutinitas.
Baca juga : Film The Princess Diaries 3 akan Dibuat, Chris Pine Mengaku belum Diajak
Sayangnya, beberapa bagian film terasa kurang menghadirkan eksplorasi baru pada adegan action. Misalnya Adegan perkelahian di restoran, yang mengingatkan pada aksi-aksi laga film Tiongkok, terlihat familiar dan tidak memberikan sesuatu yang segar.
Sebagai aktor Taipei, penampilan Gwei Lun-Mei, sangat luar biasa. Dia bahkan mampu menyeimbangkan penampilan Evans yang merupakan bintang top dunia. Sesekali terlibat adegan romantis dengan Evans, penampilan Gwei Lun-Mei sangat menjanjikan dia bahkan tidak terlihat canggung beradu akting dengan bintang Hollywood itu.
Film ini cocok untuk Anda yang hanya ingin pergi ke layar lebar untuk menghabiskan waktu luang. Weekend in Taipei menyajikan pengalaman sinematik yang penuh ketegangan dan romansa. Dapat menjadi pilihan menarik untuk ditonton. (M-3)
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved