Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR peraih Piala Oscar Javier Bardem, Jumat (20/9), mengecam Israel karena melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza. Sang aktor juga mendesak masyarakat internasional untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.
Bardem mengatakan kepada wartawan di Donostia Award, sebagai bagian dari Festival Film San Sebastian di Spanyol, bahwa kepemimpinan Israel, di bawah pemerintahannya yang paling radikal sekarang ini, telah melakukan 'kejahatan terhadap kemanusiaan dan hukum internasional'.
Dia menyoroti bahwa serangan 7 Oktober yang dipimpin kelompok perlawanan Palestina, Hamas, tidak dapat membenarkan hukuman kolektif terhadap warga Palestina karena dia mendefinisikan serangan Israel sebagai 'sama sekali tidak dapat diterima, mengerikan, dan tidak
manusiawi,' lapor majalah Variety.
Baca juga : Aktor Peraih Oscar Kecam Israel Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Gaza
Aktor Spanyol juga mendesak negara-negara, terutama Amerika Serikat (AS) dan Inggris, untuk mempertimbangkan kembali 'dukungan tanpa syarat' mereka terhadap Israel dan mendesak agar pihak Mahkamah Pidana Internasional (ICC) guna meminta pertanggungjawaban terhadap mereka yang bertanggung jawab.
Jaksa ICC Karim Khan, Mei lalu, telah meminta ICC untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Sejak saat itu, Khan telah meminta dua kali, terakhir pada Agustus, agar mahkamah mempercepat penerbitan surat perintah tersebut.
Baca juga : Serangan Tewaskan 14 Orang di Libanon, Israel Klaim Bunuh Pimpinan Hizbullah
Selama hampir setahun, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 41 ribu korban, yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 95.500 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.
Serangan Israel telah mengungsikan hampir seluruh penduduk wilayah tersebut di tengah blokade yang terus berlanjut yang telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan yang parah.
Israel juga menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tindakannya di Jalur Gaza. (Ant/Z-1)
Diperankan oleh Sarah Sechan, Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi salah satu karakter yang meninggalkan impresi kuat semenjak muncul dalam cuplikan film tersebut.
Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha berhasil mendapatkan peran utama sebagai Arga, sosok anak laki-laki yang kerap dibandingkan dengan sepupu-sepupunya.
Pernyataan Timothee Chalamet tersebut dengan cepat memicu reaksi dari berbagai penjuru, mulai dari penyanyi opera hingga koreografer internasional.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Konflik Timur Tengah eskalasi! AS dan Israel luncurkan serangan udara ke Iran saat Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi gantikan ayahnya.
Alarm dan sirene berbunyi hampir tanpa henti di Haifa dan komunitas di bagian utara Israel.
Aoun juga menyerukan dukungan logistik internasional untuk tentara Libanon.
Embargo minyak oleh negara-negara Arab anggota kartel minyak OPEC terhadap negara-negara yang mendukung Israel dalam perang Oktober 1973 menyebabkan harga minyak melonjak drastis.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Iran mengklaim telah menghancurkan tangki bahan bakar dan gas pangkalan tersebut, landasan helikopter AS, fasilitas logistik dan pendukung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved