Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI muda Nyoman Paul menunjukkan eksistensinya di industri musik tanah air. Kali ini, ia kembali melakukannya dengan menghasilkan karya yang baru saja ia rilis dalam bentuk single berjudul Tunggu Apa Lagi di bawah label rekaman Universal Music Indonesia.
Tidak perlu menunggu waktu lama untuk jebolan Indonesian Idol musim kedua belas itu merilis single baru setelah sebelumnya ia melepas single yang berjudul Mundur Perlahan pada Mei 2024 di bawah label rekaman yang sama.
Hal yang makin bikin kagum, single Tunggu Apa Lagi juga ditulis olehnya dengan dibantu Rahman Sadli Waraiya dan S/EEK.
Baca juga : Shakila Anjani Bahas Toxic Relationship di Single Summer Blue
Di lagu ini, Nyoman Paul juga seperti keluar dari zona nyaman dengan menyajikan lagu mid-tempo, berbeda dengan single-single sebelumnya yang lebih sendu dengan tempo lambat.
"Di lagu ini, Paul mau menunjukkan sisi lain diri Paul sebagai musisi yang juga mampu membawakan dan menulis lagu bertemakan cinta yang lebih positif dan sedikit up-beat dibandingkan lagu sebelumnya. Harapannya, semoga lagu ini bisa terdengar lebih fresh dan punya pesona uniknya sendiri dibanding lagu-lagu sebelumnya," ujar Nyoman Paul tentang single Tunggu Apa Lagi.
Nyoman Paul menjelaskan, kalau secara garis besar, lagu Tunggu Apa Lagi menceritakan tentang seseorang yang akhirnya berhasil menemukan orang baru yang membuat hari-harinya lebih cerah setelah sebelumnya ia melalui hari-hari yang kelam.
Baca juga : Kamila Batavia Rilis Single Ketiga
"Nah, di lagu ini ditegaskan kalau kebahagiaan bertemu orang baru tersebut rasanya berjalan terlalu cepat sehingga ia harus mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak terburu-buru karena mungkin ini belum saatnya. Pada akhirnya, orang tersebut merasa yakin dengan perasaannya dan merasa tidak ada lagi yang perlu ditunggu, karena saatnya sudah tiba," terang Nyoman Paul menerangkan cerita di balik lagu Tunggu Apa Lagi.
Seperti yang sudah dikatakan di atas, lagu ini diaransemen dengan sebaik mungkin dengan nada-nada mid-tempo yang menyenangkan. Kombinasi hingga perpaduan suara instrumen layaknya sebuah band membuat lagu terasa segar dan apik dengan tambahan isian suara synth yang kekinian. Komposisi dari harmonisasi nada di lagunya juga terdengar menyenangkan, ditambah kualitas vokal Nyoman Paul yang sangat kuat membuatnya makin enak untuk dinikmati.
Sementara, di musik videonya Nyoman Paul menggandeng Kolmar Films dengan Idho Aruan yang bertindak sebagai sutradaranya.
Baca juga : Grup Musik Elektronik Norself Rilis Single Tetap Di Sini
Background yang diperlihatkan juga terkesan simpel; mobil, tanah lapang, dan dua orang yang tengah jatuh cinta. Ditambah juga dengan wardrobe yang casual, cocok dengan keseluruhan nuansa lagu dan musik videonya.
Tone visual dari video klip Tunggu Apa Lagi sangat menenangkan. Kita disajikan adegan-adegan yang penuh dengan kebahagiaan sederhana. Tidak berlebihan, namun membuatnya tetap penuh dengan makna. Awesome!
"Paul berharap semoga lagu ini bisa menjadi sesuatu yang fresh buat semua pendengar karya-karya Paul. Semoga Tunggu Apa Lagi juga bisa menjadi lagu yang menemani hari-hari pendengarnya dan menginspirasi semuanya untuk selalu bersama orang-orang dan lingkungan yang membuat hidup jadi lebih berwarna," harap Nyoman Paul.
Semua bentuk sajian audio visual dari single Tunggu Apa Lagi dari Nyoman Paul sudah bisa kalian nikmati di semua platform layanan musik digital dan musik videonya di akun YouTube resmi Nyoman Paul. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved