Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI Malang, Fajar Sandy, solois yang dikenal sebagai gitaris dari Band Kos Atos, merilis sebuah karya khusus untuk tim sepak bola yang berbasis di tempat kelahirannya, Madura United.
Karya tersebut merupakan lagu yang berisi pesan mendalam untuk seluruh elemen tim, baik itu pemain, menajemen, dan suporter Madura United. Lagu itu diberi judul Madura Bisa Madura Satu.
Fajar Sandy merupakan musisi kelahiran Kabupaten Pamekasan, Madura, yang saat ini berkarier dan tinggal di Malang. Sebagai putra daerah, ia sama dengan yang lain, memiliki rasa bangga terhadap daerah tempat kelahiran dan tentu saja ingin menunjukkan pula perasaan itu dalam bentuk ekspresi 'ala' dirinya.
Baca juga : Marcello Tahitoe Rayakan Kekuatan Transformatif Cinta Lewat Asmaralaya
Fajar Sandy sebagai musisi mencoba memberikan sesuatu yang menurutnya pantas dihadiahkan, kali ini ia khususnya pada tim sepak bola kebanggaan Pulau Garam, Madura United, dengan merilis lagu dukungan Madura Bisa Madura Satu.
"Lagu ini merupakan lagu yang terinspirasi dari klub sepak bola yang berhasil membangkitkan gairah sepak bola Madura melalui tagline 'Madura Bersatu' yang selama ini digaungkan klub tersebut. Melalui sepak bola, kita belajar bagaimana sebuah persatuan bisa diciptakan, gairah itu ada, mimpi itu ada," ucap Fajar Sandy
Fajar Sandy memberikan keterangan bahwa Lagu Madura Bisa Madura Satu semestinya dirilis Juni 2024 lalu, namun menjadi tertunda karena kendala, ada satu dan lain hal yang membuat perilisannya menjadi tertunda.
Baca juga : Bonobo Rilis Single Expander
"Lagu ini rencananya akan dirilis selepas final melawan Persib di leg ke-2. Namun, kala itu, Madura United harus gagal juara sehingga perilisan lagu ini juga harus tertunda. Meski begitu, saya anggap lagu ini sebagai obat dan penyemangat untuk musim berikutnya, mimpinya tetap sama, melihat Madura United menjadi juara Liga," tegasnya.
Lagu Madura Bisa Madura Satu ini berisi lirik spirit kebersamaan sebagai orang Madura yang mendukung sebuah klub kebanggaan, yang memiliki identitas dan kehormatan sebagai sebuah daerah.
Lagu ini mencoba menuangkan sajian yang berbeda dari chant supporter tribun atau lagu spirit mendukung oleh supporter pada umumnya, namun tetap berisi lirik optimis yang cukup kuat dalam pemilihan katanya.
Baca juga : Madura United Ingin Curi Poin di Kandang Barito Putera
"Tundukkan kepalamu sejenak, renungkan langkah kita hari ini, bersama kita usap keringat, bersama menyatu dengan hati", begitulah cuplikan bagian verse lagu ini yang harapannya tidak hanya dinyanyikan, tapi menjadi energy penyemangat disituasi baik itu bahagia ataupun menyenangkan dalam sebuah pertandingan.
"Saya menulis lagu ini sejak lama, namun bergairah merekamnya sejak Madura United berhasil masuk final Championship Series musim kemarin, keadaanya sama meyakinkannya dengan musim-musim sebelumnya, namun seperti biasa, tim kesayangan ini belum berhasil, tunggu waktu saja," jelas Fajar Sandy
Lagu ini bisa dirilis dalam format digital dan bisa dinikmati melalui Digital Music Platform seperti Apple Music, Spotify, Joox, Deezer dan sejenisnya, lalu Lyric Video melalui YouTube Fajar Sandy, yang tayang sejak 17 Agustus 2024.
Untuk Artworknya, Fajar Sandy berkolaborasi dengan Meryana Ananda, perempuan asal Bali yang mencoba memberikan sentuhan pikiran melalui tangannya pada cover lagu ini.
Sedang untuk audio, Fajar Sandy merekam dan meramu aransemen musiknya distudio pribadinya, dan dibantu oleh Rio Armand dari Creatorikos Studio untuk vocal director dan recording, serta mixing dan mastering. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved