Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DEMAM Sabang Merauke 2024 semakin terasa. Para seniman, termasuk penyanyi kenamaan Taufan Purbo, tengah berlatih intensif untuk menyajikan pertunjukan spektakuler yang akan digelar di JIExpo Convention Center, 17-18 Agustus mendatang. Acara ini akan menampilkan keindahan budaya Indonesia dengan melibatkan lebih dari 300 seniman dari seluruh penjuru Nusantara.
Taufan Purbo, yang dikenal luas dari berbagai pertunjukan musik teater, membagikan pengalamannya dalam persiapan acara ini.
“Kami sudah mendapatkan materi sebelumnya, yang memungkinkan kami untuk mempelajari pecahan suara secara mandiri. Latihan bersama fokus pada penyesuaian nada dan teknik, terutama saat berduet dengan Yura,” ungkapnya, Selasa (6/8), di Jakarta saat ditemui Media Indonesia.
Baca juga : Yura Yunita Jadi Biduan Sunda di Pagelaran Sabang Merauke
Pagelaran Sabang Merauke 2024 mengusung tema “Pahlawan Nusantara” dan akan menampilkan lebih dari 35 lagu yang mewakili berbagai daerah di Indonesia. Acara ini akan menghadirkan alat musik tradisional dari Aceh hingga Papua, menampilkan keanekaragaman yang mengesankan dan autentik.
Dalam pagelaran ini, penonton akan dimanjakan dengan alat musik tradisional dari seluruh Indonesia, yang mencerminkan kekayaan budaya masing-masing daerah.
Berikut ini adalah alat-alat musik daerah tersebut:
Baca juga : Rizky Febian Beberkan Perjuangan Bangun Label Rekaman
Sebanyak 27 penari terpilih dari berbagai belahan Indonesia akan tampil di panggung, didukung oleh juri ternama seperti Didik Nini Thowok, penari senior yang telah dikenal luas di dunia tari Indonesia; Isyana Sarasvati, penyanyi dan musisi terkemuka; serta Giok Hartono, pemerhati seni yang berpengalaman. Rusmedie Agus akan bertindak sebagai sutradara, dengan Narpati sebagai koreografer, menambah energi dan dinamika pertunjukan.
Dalam persiapan ini, Yura Yunita juga terlihat berlatih.
“Melihat alat musik orkestra seperti string dan harpa sangat memotivasi kami. Ini adalah kesempatan langka untuk menampilkan kekayaan budaya Indonesia yang beragam,” kata Taufan Turbo, mengungkapkan betapa pentingnya acara ini bagi para seniman.
Baca juga : Tandai 10 Tahun Berkarya, Rizky Febian Gelar Tur Musik di 10 Kota di Indonesia
Dirinya juga mencatat adanya perubahan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Dulu saya tampil dari Jawa Barat, sekarang saya mewakili Riau. Ini menunjukkan betapa besarnya acara ini dan bagaimana skala penampilannya semakin luas,” jelasnya.
Ia berharap pertunjukan ini akan membawa dampak positif dan meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya Indonesia.
Baca juga : Ini Rahasia Rossa Terkait Musiknya Yang Menembus Tiga Generasi
Saat ini, persiapan untuk pagelaran ini telah mencapai 60%-80%. Tim masih dalam proses penyesuaian dan akan melanjutkan latihan bersama penari di Jogja pada 8 Agustus.
“Kami masih dalam proses penyesuaian dan akan bergabung dengan penari luar biasa. Sekarang, lagu dan tarian sudah ada, tinggal menggabungkan semuanya,” ujarnya.
Sabang Merauke 2024 bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga sebuah perayaan atas kekayaan budaya Indonesia. Dengan pertunjukan yang semakin megah, melibatkan banyak seniman berbakat, dan menampilkan alat musik tradisional yang autentik, acara ini diharapkan dapat menyentuh hati penonton dan memperkuat kebanggaan akan warisan budaya Tanah Air.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan dan keragaman budaya Indonesia dalam Sabang Merauke 2024. (Z-1)
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved