Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FESTIVAL musik internasional tahunan We The Fest (WTF) akan segera memeriahkan Jakarta pada Jumat (19/7) hingga Minggu, (21/7) di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
WTF 2024 Membawa deretan artis internasional dan dalam negeri serta menandai tahun ke-10 mereka, festival ini juga akan menawarkan berbagai pengalaman seru di seluruh area.
Penonton bakal disuguhi penampilan dari beberapa musisi internasional yang sudah tidak asing lagi. Mulai dari J Balvin, yang dikenal sebagai Prince of Reggaeton, bakal mengguncang panggung dengan hit-hit reggaeton yang membuatnya terkenal di seluruh dunia.
Baca juga : Tahun Ini, We The Fest Hadir 'Full Offline'
Joji, yang sebelumnya dikenal sebagai Filthy Frank di YouTube, juga bakal tampil dengan lagu-lagunya yang melankolis. Peggy Gou, DJ asal Korea Selatan yang berbasis di Berlin, siap memukau penonton dengan set DJ-nya yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.
Para musisi dalam negeri juga bakal menyuguhkan performa-performa yang tak kalah spesial. Mulai dari Dipha Barus yang bakal melantai dengan set Aneka Dansa dengan kolaborasi epik bersama artis-artis ternama. Nama-nama seperti Avhath, Sal Priadi, Sore, Marcell, Rizky Febian, dan Zeke and The Popo juga siap membawakan set spesial. Di WTF 2024, grup band Farrt! juga akan memberikan penampilan perdana mereka.
Selain keseruan di panggung, keseruan juga hadir di area festival. Salah satunya di area Iceperience.id yang menghadirkan photobooth berbasis AI (artificial intelligence/AI). Dengan teknologi AI, photobooth ini bisa mengenali wajah dan memberikan efek-efek kreatif ke foto secara real-time.Penonton bisa berfoto menggunakan latar belakang custom dan efek unik.
Usai berfoto, penonton juga bisa mencetak atau mengunduh foto melalui kode batang (QR code) atau tautan yang dikirim ke ponsel. Dengan begitu, penonton dengan mudah membagikan momen keseruan di WTF 2024 di media sosial. Selain photobooth AI, juga tersedia satu titik swafoto (selfie) di mirror photo wall yang keren dan eksklusif.
“Keseruan di We The Fest lebih dari sekadar menyaksikan show festival musik dari semua line up kesayangan. Paling penting, kalian wajib banget untuk datang ke booth The Landmark by Iceperience.id yang memang dibuat khusus untuk pengunjung yang datang baik bersama pasangan, teman atau geng tongkrongan, yang bakal memberikan pengalaman menyenangkan dengan sensasi artsy dan sophisticated,” kata Fabianus Arry Kurniawan selaku perwakilan Iceperience.id. (Z-8)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
ANGGOTA grup SNSD, Seohyun, segera menjajal panggung musik klasik sebagai pemain biola solo. Penampilan spesial ini dijadwalkan berlangsung dalam konser di Seoul.
MENGHABISKAN malam pergantian tahun dengan menghadiri konser musik menjadi salah satu opsi favorit untuk menutup tahun 2025.
Sejumlah konser artis Jepang di Shanghai mendadak dibatalkan, termasuk penampilan Maki Otsuki yang dihentikan di tengah lagu dan konser Ayumi Hamasaki di stadion kosong.
Malam puncak Lustrum ke-12 turut dimeriahkan oleh Wika Salim, Secondborn, dan DJ Winky Wiryawan, yang menambah euforia.
Ariana Grande mengonfirmasi tur “Eternal Sunshine” 2026 akan menghadirkan jumlah konser lebih sedikit.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved