Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI indie solo Indonesia, Egha Myatkhan, kembali menghadirkan karya dengan merilis single terbarunya, Over The Wall, pada 26 Juli 2024 sebagai trek keempat dari album perdananya, Zero Two One.
Setelah perilisan single pertamanya, Take Me Home, yang bertemakan romansa, single keduanya, I Don’t Care, yang menawarkan perspektif baru tentang kebebasan pribadi, dan single ketiganya, Siklus, yang menggambarkan perjalanan hidup manusia, Over The Wall menambah warna baru dengan nuansa Pop/Rock yang khas.
Lirik lagu Over The Wall menceritakan tentang perjuangan dan tekad untuk mengatasi berbagai rintangan dalam hidup.
Baca juga : Egha Myatkhan Rilis Single Kedua, I Don’t Care
Dengan semangat yang menggebu-gebu, lagu ini mengajak pendengarnya untuk terus berjuang dan tidak pernah menyerah, meski menghadapi tembok-tembok yang menghalangi jalan yang sedang kita tempuh.
Over The Wall mencerminkan kedalaman artistik Egha Myatkhan dengan nuansa musik Pop/Rock yang energik, diiringi lirik-lirik yang penuh semangat.
Berbicara tentang single terbaru ini, Egha Myatkhan mengatakan, "Lagu ini sangat personal buat gue. Over The Wall adalah tentang perasaan yang gue alami sendiri menghadapi berbagai tantangan dalam hidup. Gue pernah ada di masa-masa sulit di mana gue merasa stuck dan nggak tahu harus bagaimana. Tembok-tembok yang ada di depan gue terasa begitu tinggi dan sulit untuk gue lewati. Tapi, dari pengalaman itulah gue belajar bahwa kita nggak boleh nyerah.”
Baca juga : Single Season Rilis Single Teman Biasa
“Lagu ini menggambarkan perjalanan gue untuk terus maju, walau sering kali jatuh dan harus bangkit lagi. Gue cuma ingin bilang bahwa dalam setiap kesulitan, selalu ada jalan keluar. Tembok yang ada di depan kita bukanlah akhir, tapi tantangan yang harus kita hadapi dan akan membuat kita menjadi manusia yang lebih kuat. Over The Wall adalah pengingat bahwa kita selalu bisa menemukan kekuatan dalam diri kita untuk terus maju.”
“Gue berharap lagu ini bisa menjadi sumber refleksi dan pengingat buat kita semua yang mungkin lagi menghadapi rintangan dalam hidup. Ingat, lo nggak sendirian. Kita semua punya tantangan dan kesulitan yang harus selalu kita lewati, dan pada saatnya semua itu akan terlewati," lanjutnya.
Over The Wall akan tersedia di semua platform streaming utama, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Lagu ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi pendengarnya untuk terus berjuang dan tidak pernah menyerah, meski menghadapi berbagai rintangan dalam hidup. (Z-1)
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved