Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI indie, Egha Myatkhan, kembali menghadirkan karya dengan merilis single terbarunya, I Don’t Care, pada 17 Mei 2024 sebagai trek kedua dari album perdananya, Zero Two One.
Setelah perilisan single pertamanya, Take Me Home, yang bertemakan romansa, I Don’t Care menawarkan pendengar perspektif baru tentang kebebasan pribadi dan ekspresi diri.
I Don’t Care mencerminkan pertumbuhan artisik Egha Myatkhan dengan nuansa musik Pop/Rock, diiringi lirik-lirik yang introspektif.
Baca juga : Rindu Kehidupan Desa, Koko Halmahera Lahirkan Single dan Donasikan Royalti
Berbicara tentang single terbaru ini, Egha Myatkhan mengatakan, “Lagu ini sebenernya adalah kumpulan realisasi diri gue yang akhirnya gue sadari bahwa banyak hal-hal yang ga begitu penting untuk kita pedulikan, seperti hal-hal yang ada di luar kontrol kita termasuk opini orang lain yang sering kali membuat kita menjadi orang lain."
"Dalam perjalanan penemuan diri inilah gue sadar bahwa tidak apa-apa untuk memprioritaskan kebahagiaan dan kesejahteraan diri sendiri, baru setelah itu kita bisa membahagiakan orang lain," lanjutnya.
I Don’t Care, menurut Egha, adalah tentang membebaskan diri dari ekspektasi sosial dan menjalani hidup sesuai dengan keinginan sendiri.
Selain merilis single, Egha Myatkhan juga telah menyiapkan lyric video I Don’t Care, yang akan dirilis di kanal YouTube Egha Myatkhan pada 18 Mei 2024.
I Don’t Care akan tersedia di semua platform streaming utama, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Lagu ini diharapkan akan menjadi inspirasi bagi pendengarnya untuk menjalani hidup dengan lebih autentik dan berani. (RO/Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved