Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Chris James telah merilis single baru berjudul Roses. Bernuansa upbeat dengan alunan melodi-melodi pop khasnya yang kental dengan elemen bedroom pop, Roses menjadi momen James mengeksplorasi tema yang cukup spesifik, perbedaan antara cinta yang tulus dan yang tidak.
Hal ini terjadi setelah James menyadari bahwa menjaga keutuhan sebuah hubungan butuh usaha yang lebih dari sekadar perbuatan yang terkesan dangkal.
Semuanya dikemas dalam lagu yang diwarnai permainan gitar yang melodis di atas permainan drum yang konsisten serta permainan banjo dan piano.
Baca juga : Chris James Bahas Tantangan Menjaga Kesehatan Mental di Single Down Down Down Down
Membahas tentang Roses, James mengatakan, "Aku ingin menulis sebuah lagu tentang bagaimana cara menjaga sebuah hubungan dari segi permukaan saja tanpa menyadari bahwa sebenarnya yang dibutuhkan hubungan tersebut adalah perhatianku,"
Baca juga : Kamila Batavia Rilis Single Berbahasa Jerman
Sama seperti karya-karyanya sebelumnya, lagu terbaru James juga ditulis, direkam, diproduseri, dan dimix sendiri olehnya.
Roses ditulis dari perspektif seorang perempuan yang merasa gestur-gestur dangkal tidak memenuhi kebutuhan emosionalnya. Hal itu tercermin di bagian chorus, "I don't need no roses / No song for the pain / All I ever wanted / Was you to love me the same," yang merangkum inti dari Roses.
James menambahkan, "Menulis lagu ini dari perspektif si perempuan membantuku untuk memahami perasaannya. Ia tidak menginginkan perlakuan yang istimewa, ia hanya ingin cinta yang tulus. Lagu ini membahas tentang harapan-harapan yang tidak terjadi dan menyadari bahwa kadang hal-hal seperti ini terjadi,"
Baca juga : SAE Rilis Single Ingat-Ingat Lagi
Single Roses dirilis bersamaan dengan sebuah video musik yang menampilkan James berlarian di sebuah rumah besar sambil membawa bunga di tangannya.
Visualisasi ini mewakili metafora tentang pencarian akan hubungan yang tulus dan betapa perlakuan istimewa tidak ada artinya saat kasih sayang yang tulus tidak ada.
James siap menggelar tur Asia bulan depan yang siap mengunjungi Hong Kong, Kuala Lumpur, Bangkok, Singapura, dan Taipei.
Baca juga : Dodit Mulyanto Rilis Single Ku Kira Mimpi
Nama James sangat dikenal di dunia K-Pop. Selain menulis lagu Life Goes On dari BTS yang sukses raih posisi #1 di chart Billboard Hot 100, James juga akan berkontribusi di album baru Jimin, Muse, yang akan dirilis 19 Juli mendatang, tepatnya di lagu Slow Dancing (feat. Sofia Carson).
Sebelumnya James juga menulis lagu Like Crazy milik Jimin, yang saat ini telah mengumpulkan lebih dari 1.2 miliar stream di Spotify.
Selain itu, Chen dari Exo juga sempat merekomendasikan lagu James yang berjudul If Tomorrow It's All Over. Lagu Don't Forget About Me milik James juga pernah di-cover oleh Yeosang dari Ateez. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved