Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Chris James telah merilis single baru berjudul Roses. Bernuansa upbeat dengan alunan melodi-melodi pop khasnya yang kental dengan elemen bedroom pop, Roses menjadi momen James mengeksplorasi tema yang cukup spesifik, perbedaan antara cinta yang tulus dan yang tidak.
Hal ini terjadi setelah James menyadari bahwa menjaga keutuhan sebuah hubungan butuh usaha yang lebih dari sekadar perbuatan yang terkesan dangkal.
Semuanya dikemas dalam lagu yang diwarnai permainan gitar yang melodis di atas permainan drum yang konsisten serta permainan banjo dan piano.
Baca juga : Chris James Bahas Tantangan Menjaga Kesehatan Mental di Single Down Down Down Down
Membahas tentang Roses, James mengatakan, "Aku ingin menulis sebuah lagu tentang bagaimana cara menjaga sebuah hubungan dari segi permukaan saja tanpa menyadari bahwa sebenarnya yang dibutuhkan hubungan tersebut adalah perhatianku,"
Baca juga : Kamila Batavia Rilis Single Berbahasa Jerman
Sama seperti karya-karyanya sebelumnya, lagu terbaru James juga ditulis, direkam, diproduseri, dan dimix sendiri olehnya.
Roses ditulis dari perspektif seorang perempuan yang merasa gestur-gestur dangkal tidak memenuhi kebutuhan emosionalnya. Hal itu tercermin di bagian chorus, "I don't need no roses / No song for the pain / All I ever wanted / Was you to love me the same," yang merangkum inti dari Roses.
James menambahkan, "Menulis lagu ini dari perspektif si perempuan membantuku untuk memahami perasaannya. Ia tidak menginginkan perlakuan yang istimewa, ia hanya ingin cinta yang tulus. Lagu ini membahas tentang harapan-harapan yang tidak terjadi dan menyadari bahwa kadang hal-hal seperti ini terjadi,"
Baca juga : SAE Rilis Single Ingat-Ingat Lagi
Single Roses dirilis bersamaan dengan sebuah video musik yang menampilkan James berlarian di sebuah rumah besar sambil membawa bunga di tangannya.
Visualisasi ini mewakili metafora tentang pencarian akan hubungan yang tulus dan betapa perlakuan istimewa tidak ada artinya saat kasih sayang yang tulus tidak ada.
James siap menggelar tur Asia bulan depan yang siap mengunjungi Hong Kong, Kuala Lumpur, Bangkok, Singapura, dan Taipei.
Baca juga : Dodit Mulyanto Rilis Single Ku Kira Mimpi
Nama James sangat dikenal di dunia K-Pop. Selain menulis lagu Life Goes On dari BTS yang sukses raih posisi #1 di chart Billboard Hot 100, James juga akan berkontribusi di album baru Jimin, Muse, yang akan dirilis 19 Juli mendatang, tepatnya di lagu Slow Dancing (feat. Sofia Carson).
Sebelumnya James juga menulis lagu Like Crazy milik Jimin, yang saat ini telah mengumpulkan lebih dari 1.2 miliar stream di Spotify.
Selain itu, Chen dari Exo juga sempat merekomendasikan lagu James yang berjudul If Tomorrow It's All Over. Lagu Don't Forget About Me milik James juga pernah di-cover oleh Yeosang dari Ateez. (Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved