Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
ARTSEE Fest menjadi event art market yang pertama kali berlangsung di Kota Malang Jawa Timur. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dengan nama Samahita berkolaborasi dengan AION Studio..
Bertempat di Atrium Apartment Begawan. Dalam event tersebut juga turut mengundang Anggota DPRD Kota Malang sekaligus Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang, Seniman Sadikin Pard, Organisasi Lingkar Sosial (LINKSOS) Malang, serta Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.
ARTSEE FEST 2024 diisi dengan penampilan pentas seni dari para difabel dan down syndrome dari organisasi LINKSOS Malang berupa penampilan paduan suara dan tarian. Setelah itu, diisi dengan live painting dan talkshow bersama seniman Sadikin Pard, dan ditutup dengan live musik dari grup Sementara Cidro.
Baca juga : Bless The Knights Gelar Tur di Sulawesi Selatan
Event ini merupakan hasil kolaborasi kedua dari Samahita dan AION Studio. Tidak hanya penampilan pentas seni, talkshow, dan live musik saja, event ini juga diramaikan dengan spot seni yang disediakan oleh AION Studio dengan berbagai activity seni nya, serta jajaran stand-stand bazar dari komunitas seni, organisasi LINKSOS, serta produk-produk makanan UMKM Kota Malang.
"Event yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juni 2024 ini terbilang cukup sukses dengan segala persiapannya, dan saya berharap apabila diadakan event yang serupa di masa depan, bisa dilaksanakan lebih meriah lagi” ucap founder AION Studio, Roy Saputra Yuwono.
ARTSEE FEST 2024 ini diharapkan nantinya dapat membuka pemikiran masyarakat mengenai cara baru untuk mengisi waktu luang melalui kegiatan seni yang dapat dilakukan sendiri, bersama pasangan, maupun bersama keluarga.
Event ini juga turut memajukan UMKM masyarakat Kota Malang seperti, Salad Buah Rahmah, Raichi, Teh Poci, Claire Bakes, dan Pandora Rasa. Tidak hanya UMKM saja, Sponsorship dari event juga turut mensukseskan event tersebut dengan mempromosikan event “ARTSEE FEST” 2024 melalui media sosial. (Z-8)
Melalui lagu Inikah Cinta, Juke Band berusaha membawa pendengar bernostalgia dengan warna musik pop alternatif romantis yang sempat berjaya di medio 2000-an.
Secara filosofis, RANGR merupakan evolusi dari identitas sebelumnya yang bernama Ranger.
RiSing dirancang sebagai jembatan antara penikmat musik dan pelaku industri yang saling menguntungkan dengan menghadirkan layanan profesional berkaraoke di rumah yang praktis dan legal.
Setelah sukses mencatatkan ratusan ribu stream di Spotify dengan lagu-lagu bertema dinamika hubungan, Nanda Prima merilis single bertajuk Memori Satu Atap.
Lindee Cremona merilis single terbaru berjudul Yang Masih Bisa Berdoa, sebuah lagu yang menghadirkan kedalaman emosi yang matang.
Proses penggarapan Nothing Blooms at Midnight terbilang unik karena adanya pergeseran peran di balik layar Lucien Sunmoon.
DALAM semangat berbagi di bulan ramadan, Adapundi (PT Info Tekno Siaga) kembali mengadakan program CSR bertajuk “Pundi Kebaikan Ramadan”.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama dengan Yayasan Puspa Indah Mitra Kreatif dan Difapreneur menggelar Pelatihan Digital Marketing Difabel Setara Batch-4
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan semua ruang publik di bawah naungan Kemenag ramah bagi penyandang disabilitas.
Pemprov Bengkulu, menegaskan bahwa seluruh program pemerintah baik pusat maupun daerah harus bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat termasuk 7.200 orang difabel.
Pemkab Lamongan berkomitmen mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas. Salah satunya, memberikan wadah eksplorasi potensi difabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved