Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Kebaikan Ramadan, Adapundi Tegaskan Komitmen Inklusivitas bagi Anak Difabel

Ihfa Firdausya
09/3/2026 22:14
Kebaikan Ramadan, Adapundi Tegaskan Komitmen Inklusivitas bagi Anak Difabel
Ilustrasi(Dok Adapundi)

DALAM semangat berbagi di bulan ramadan, Adapundi (PT Info Tekno Siaga) kembali mengadakan program CSR bertajuk “Pundi Kebaikan Ramadan”.

Kegiatan itu diadakan pada Kamis (5/3), dengan menyalurkan bantuan kepada anak-anak difabel Yayasan Sayap Ibu Bintaro. Inisiatif ini tidak hanya menjadi kegiatan sosial tahunan, tetapi juga merefleksikan positioning Adapundi sebagai perusahaan fintech yang mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan dampak sosial yang terukur.

Wujud Komitmen Inklusivitas dalam Aksi Nyata Pemilihan anak-anak difabel sebagai penerima manfaat bukan tanpa alasan. Adapundi melihat pada masih terbatasnya akses kelompok difabel terhadap dukungan sosial, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Mengacu pada data Regosek 2023, terdapat sekitar 4,3 juta penyandang difabel sedang hingga berat di Indonesia. Kondisi ini menjadi semakin kompleks bagi anak-anak difabel yang hidup tanpa dukungan keluarga. Melihat kondisi tersebut, program CSR Ramadan ini dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan filantropi, melainkan sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Sebagai perusahaan teknologi finansial berbasis P2P lending yang menjunjung inklusivitas keuangan dengan menghadirkan pinjaman cepat cair, Adapundi memandang bahwa inklusivitas sosial juga jadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan keberlanjutan industri.

Keterlibatan sektor P2P lending dalam isu difabel pun masih relatif terbatas. Melalui program CSR ini, Adapundi ingin menunjukkan bahwa perusahaan fintech dapat mengambil peran aktif dalam mendukung kelompok yang paling membutuhkan, sekaligus mendorong standar tanggung jawab sosial yang lebih tinggi di industri.

Implementasi Program CSR Ramadan Bersama Yayasan Berpengalaman Sebagai bagian dari CSR Ramadan 2026, Adapundi menggandeng Yayasan Sayap Ibu yang punya sejarah panjang dan jadi salah satu Yayasan tertua yang didirikan pada 25 Mei 1955 oleh Sulistina Sutomo, istri Bung Tomo.

Semangat ini kemudian diperluas oleh Johanna Sunarti Nasution (istri Jenderal Besar AH Nasution), yang membawa visi yayasan ke skala nasional hingga merintis berdirinya Yayasan Sayap Ibu Cabang Jakarta (Bintaro) pada 1 Oktober 2005.

Berbeda dengan panti asuhan pada umumnya, YSI Bintaro mengambil peran strategis dalam merawat anak-anak dengan disabilitas ganda (multi-disabilitas) seperti Hydrocephalus, Cerebral Palsy, hingga Down Syndrome.

Salah satu pencapaian monumental yayasan adalah berdirinya Sekolah Khusus Sayap Ibu, institusi pendidikan pertama di Provinsi Banten yang didedikasikan khusus bagi penyandang multi-disabilitas. Di sini, keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya.

Para siswa diberdayakan melalui pelatihan keterampilan (vokasional) yang menghasilkan produk bernilai ekonomi, Produk Kriya seperti tasbih, keset, dan strap handphone serta produk perawatan diri sabun, hand-cream, dan cushion.

“Sebagai perusahaan fintech, kami percaya pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang nyata. Melalui Pundi Kebaikan Ramadan, Adapundi ingin menunjukkan bahwa industri fintech juga dapat mengambil peran aktif dalam mendorong inklusivitas sosial, khususnya bagi anak-anak difabel yang masih membutuhkan dukungan lebih luas dari berbagai pihak,” kata Direktur Utama Adapundi, Achmad Indrawan.

Dalam pelaksanaan program csr ini, Adapundi memberikan:

  • 2 unit mesin jahit untuk mendukung pelatihan keterampilan dan kemandirian;  
  • Alat ATK untuk mendukung operasional yayasan.

"Kami mengapresiasi dukungan Adapundi yang tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kebersamaan bagi anak-anak difabel di yayasan kami. Bantuan dan dukungan dari Adapundi, sangat penting untuk memperluas kesempatan anak-anak kami memperoleh layanan, keterampilan, dan harapan untuk masa depan yang lebih mandiri," kota Sekretaris dan Kepala Bidang Pengembangan dan Pelayanan Masyarakat Yayasan Sayap Ibu Bintaro Renowati Hardjosubroto.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan aktivitas kebersamaan seperti buka bersama dengan seluruh staf dan anak-anak yayasan, serta mewarnai tas ransel. Kegiatan ini melibatkan perwakilan karyawan Adapundi sebagai bagian dari employee engagement sekaligus memperkuat nilai empati dalam budaya perusahaan.

Komitmen untuk Berkontribusi Secara Berkelanjutan Adapundi menegaskan bahwa program CSR ini bukanlah kegiatan satu kali, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung inklusivitas sosial. Ke depan, Adapundi akan terus mengembangkan berbagai program CSR dan inisiatif sosial lainnya, serta memperluas kolaborasi dengan lembaga sosial guna menciptakan dampak yang berkelanjutan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya