Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MVP Pictures merilis film horor terbaru mereka, Sengkolo Malam Satu Suro yang akan mulai tayang di bioskop pada 20 Juni 2024. Sengkolo Malam Satu Suro disutradarai oleh Hanny R Saputra dan dibintangi oleh Donny Alamsyah, Fauzan Nasrul, Anantya Kirana, Kenya Nindia, Nesia Weroza Puspa, Dasha March, Rahmet Ababil dan Dayinta Melira.
Film Sengkolo Malam Satu Suro berkisah tentang Ibrahim, pemandi jenazah yang kehilangan keluarganya dalam kejadian mengerikan, berhenti dari pekerjaannya. Ketika keluarga kaya di kampungnya mati misterius, warga percaya itu karena ilmu hitam. Tidak ada pemandi yang mau memandikan mereka, hingga Pak Kades meminta bantuan Ibrahim. Meskipun enggan, Ibrahim akhirnya setuju.
Setelah setahun, dia menemukan petunjuk tentang kematian keluarganya dan menghadapi kejahatan yang menunggunya di rumah terkutuk itu.
Baca juga : Film Horor Sumur Jiwo 1977 Bakal Beredar Pertengahan Tahun Ini
“MVP Pictures selalu berkomitmen untuk menghadirkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat membangkitkan perasaan dan pengalaman yang dapat terhubung dengan baik di masyarakat. Saya berharap film ini bisa diterima dengan baik oleh pencinta film Indonesia,” ucap Produser MVP Pictures Raam Punjabi, dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Kamis, (30/5).
“Dalam Sengkolo Malam Satu Suro, saya menekankan pentingnya kita memiliki, iman dan menegakkan iman kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan kita,” tambah Hanny.
Donny mengatakan, meski genre film Sengkolo Malam Satu Suro adalah horor tapi di tangan Hanny bisa menjadi film yang komplet. Ada paduan horor dan drama.
“Horornya memiliki unsur suspense yang kental ditambah jumpscare yang mengasyikkan. Mas Hanny membangun drama antara suami dan istri, suami dan anak, kakak dan adik,” jelas Donny.
“Seperti kata Mas Donny, film ini memang beda dengan kebanyakan film horor. Ada sisi romantis dan sisi kemanusian yang menyentuh di film ini,” tambah Nesia.
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
HM Soleh Ruslani, seorang sinematografer berpengalaman yang pernah meraih tujuh nominasi Piala Citra FFI, dengan penuh haru menerima penghargaan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved