Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG tayangnya film Malam Pencabut Nyawa di Indonesia, 22 Mei 2024, film berjudul internasional Respati tersebut mengabarkan akan tayang di lebih dari 10 negara.
Film yang disutradarai Sidharta Tata dan diproduksi Base Entertainment tersebut juga akan tayang di bioskop-bioskop Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Kamboja, Vietnam, Taiwan, Mongolia, Rusia dan beberapa negara Baltik, serta Amerika Serikat (AS).
Kesuksesan menembus pasar internasional itu adalah hasil kolaborasi Base Entertainment dengan Barunson E&A, yang menjadi mitra distribusi internasional film ini.
Baca juga : Lele Laila Jelaskan Kenapa Bantal Guling dan Pocong Ada di Film Possession Kerasukan
Meski masih dalam tahap finalisasi pascaproduksi, film Malam Pencabut Nyawa mendapatkan sambutan positif dan hangat saat berpartisipasi dalam berbagai pasar film internasional, seperti European Film Market (EFM) dan Hong Kong International Film & TV Market (FILMART).
Baca juga : 7 Daftar Film Tayang di Bioskop Mei 2024
Berikutnya, Malam Pencabut Nyawa akan berpartisipasi di Cannes Film Market.
“Senang sekali film ini diterima penonton dari mancanegara dengan latar belakang budaya yang beragam. Keberhasilan penjualan internasional ini bahkan terjadi sebelum film 100% rampung. Film Malam Pencabut Nyawa bukan hanya pencapaian baru bagi Base Entertainment, tapi juga meningkatkan kredibilitas dan rasa percaya diri para pembuat film Indonesia yang semakin diterima dengan baik oleh penonton global,” ujar produser Base Entertainment Aoura Lovenson Chandra melalui keterangan resminya yang diterima Media Indonesia, Selasa, (7/5).
“Ketertarikan akan film-film dari Indonesia, utamanya genre horor, semakin bergairah di pasar internasional. Ini karena banyak penonton internasional puas dengan kualitas produksi serta konsep dan alur film yang menghibur. Kami sangat bangga menyaksikan perjalanan Respati di pasar global. Para pembeli menunjukkan ketertarikannya khususnya pada kisah Respati yang unik dan exciting dalam menampilkan perjalanan mengerikan Respati mengungkap misteri alam mimpi dan dunia nyata,” tambah Head of International Business Barunson E&A, Sylvie Kim.
Film Malam Pencabut Nyawa terinspirasi dari novel karya Ragil JP berjudul Respati dan skenarionya ditulis Ambaridzki Ramadhantyo bersama Sidharta Tata.
Film ini dibintangi sederet aktor muda di antaranya Devano Danendra, Keisya Levronka, Mikha Hernan, juga komedian Fajar Nugra, serta aktor-aktor ternama seperti Ratu Felisha, Budi Ros, dan Kiki Narendra. (Z-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Devano Danendra mendapatkan perhatian publik Korea saat menghadiri Pemutaran Film Malam Pencabut Nyawa (Respati) di Korea Selatan
Tayang dua hari di BIFAN, yakni 6 dan 10 Juli, pada dua pemutaran itu tiket film yang dibintangi Devano Danendra dan Keisya Levronka itu laris manis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved