Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG tayangnya film Malam Pencabut Nyawa di Indonesia, 22 Mei 2024, film berjudul internasional Respati tersebut mengabarkan akan tayang di lebih dari 10 negara.
Film yang disutradarai Sidharta Tata dan diproduksi Base Entertainment tersebut juga akan tayang di bioskop-bioskop Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Kamboja, Vietnam, Taiwan, Mongolia, Rusia dan beberapa negara Baltik, serta Amerika Serikat (AS).
Kesuksesan menembus pasar internasional itu adalah hasil kolaborasi Base Entertainment dengan Barunson E&A, yang menjadi mitra distribusi internasional film ini.
Baca juga : Lele Laila Jelaskan Kenapa Bantal Guling dan Pocong Ada di Film Possession Kerasukan
Meski masih dalam tahap finalisasi pascaproduksi, film Malam Pencabut Nyawa mendapatkan sambutan positif dan hangat saat berpartisipasi dalam berbagai pasar film internasional, seperti European Film Market (EFM) dan Hong Kong International Film & TV Market (FILMART).
Baca juga : 7 Daftar Film Tayang di Bioskop Mei 2024
Berikutnya, Malam Pencabut Nyawa akan berpartisipasi di Cannes Film Market.
“Senang sekali film ini diterima penonton dari mancanegara dengan latar belakang budaya yang beragam. Keberhasilan penjualan internasional ini bahkan terjadi sebelum film 100% rampung. Film Malam Pencabut Nyawa bukan hanya pencapaian baru bagi Base Entertainment, tapi juga meningkatkan kredibilitas dan rasa percaya diri para pembuat film Indonesia yang semakin diterima dengan baik oleh penonton global,” ujar produser Base Entertainment Aoura Lovenson Chandra melalui keterangan resminya yang diterima Media Indonesia, Selasa, (7/5).
“Ketertarikan akan film-film dari Indonesia, utamanya genre horor, semakin bergairah di pasar internasional. Ini karena banyak penonton internasional puas dengan kualitas produksi serta konsep dan alur film yang menghibur. Kami sangat bangga menyaksikan perjalanan Respati di pasar global. Para pembeli menunjukkan ketertarikannya khususnya pada kisah Respati yang unik dan exciting dalam menampilkan perjalanan mengerikan Respati mengungkap misteri alam mimpi dan dunia nyata,” tambah Head of International Business Barunson E&A, Sylvie Kim.
Film Malam Pencabut Nyawa terinspirasi dari novel karya Ragil JP berjudul Respati dan skenarionya ditulis Ambaridzki Ramadhantyo bersama Sidharta Tata.
Film ini dibintangi sederet aktor muda di antaranya Devano Danendra, Keisya Levronka, Mikha Hernan, juga komedian Fajar Nugra, serta aktor-aktor ternama seperti Ratu Felisha, Budi Ros, dan Kiki Narendra. (Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Devano Danendra mendapatkan perhatian publik Korea saat menghadiri Pemutaran Film Malam Pencabut Nyawa (Respati) di Korea Selatan
Tayang dua hari di BIFAN, yakni 6 dan 10 Juli, pada dua pemutaran itu tiket film yang dibintangi Devano Danendra dan Keisya Levronka itu laris manis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved