Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ADAM Driver berdiri di tepi gedung pencakar langit kota yang mirip New York siap melemparkan dirinya dan memiliki kemampuan mengendalikan waktu.
Sutradara legendaris Francis Ford Coppola, Sabtu (4/5), merilis klip pertama film yang telah lama dinantikan, Megalopolis, yang akan tayang di Festival Film Cannes, bulan ini.
Empat puluh lima tahun setelah Apocalypse Now mengantarkan Coppola meraih Palme d'Or keduanya, sutradara asal Amerika Serikat (AS) itu akan menjadi pembahasan di Festival Film Cannes, yang akan digelar 14-25 Mei, 13 tahun setelah dirilisnya film pertamanya, Twixt.
Baca juga : Coppola Gunakan Dana Pribadi untuk Film Terbarunya
Sutradara berusia 85 tahun itu memilih merilis teaser tersebut pada 4 Mei, yang akan menjadi ulang tahun ke-88 istrinya, Eleanor Coppola, yang meninggal dunia, bulan lalu.
"Megalopolis akan selalu menjadi film yang saya dedikasikan untuk istri saya, Eleanor," ujar Coppola di Instagram. "Saya sangat berharap bisa merayakan ulang tahunnya secara bersama-sama pada 4 Mei. Namun, sayangnya, hal itu tidak terwujud. Karenanya, saya ingin membagikan hadiah ini untuk semua orang atas nama dia."
Film Megalopolis, selain dibintangi oleh Driver, juga menampilkan Giancarlo Esposito, Dustin Hoffman, Aubrey Plaza, Laurence Fishburne, dan lainnya. (AFP/Z-1)
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved