Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYUSUL kesuksesan tur dunia The way you yawn, and the outcry of Peace bagian Amerika Latin mereka, band rock asal Jepang, Radwimps, saat ini, sedang bersiap untuk membawa tur tersebut ke Asia, termasuk ke Jakarta, yang akan digelar pada 19 Mei 2024.
Untuk mengakomodasi permintaan besar dari para penggemar di Indonesia, Radwimps, hari ini, mengumumkan pemindahan lokasi konser Jakarta mereka ke Jakarta Convention Center (JCC) Exhibition Hall B.
Tiket yang sudah dibeli masih dapat digunakan dan semua pemegang tiket akan segera mendapatkan surel mengenai informasi lebih lanjut dari PK Entertainment dan SOZO sebagai pihak promotor.
Baca juga : Radwimps Bawa Toaka di Tur Dunia, Termasuk Jakarta
Sementara itu, sisa tiket konser Radwimps di Jakarta masih dapat dibeli di www.radwimpsinjakarta2024.com.
Baru-baru ini Radwimps mengumumkan penyanyi Jepang Toaka, yang bernyanyi di lagu Suzume juga akan bergabung sebagai bintang tamu dalam rangkaian tur Asia mereka.
Radwimps berkolaborasi dengan komposer musik Kazuma Jinnouchi untuk menciptakan soundtrack dan scoring film Suzume, yang disutradarai Makoto Shinkai.
Baca juga : Sheila on 7 Putuskan Bertahan dengan Tiga Anggota
Toaka, awalnya, mengikuti audisi untuk bernyanyi di salah satu lagu yang ditulis oleh Radwimps untuk film tersebut. Ternyata Toaka pun terpilih dan suara indahnya pun mewarnai lagu Suzume di album soundtrack film itu.
Toaka masuk ke industri musik lewat jalur yang kerap diambil banyak penyanyi di generasinya. Musisi berumur 21 tahun itu mengambil perhatian para pengguna TikTok lewat sejumlah cover dan lagu-lagu orisinalnya.
Sejumlah label musik besar pun datang ke kepadanya secara bersamaan saat ia difitur di lagu Suzume.
Baca juga : Radwimps akan Gelar Konser di Jakarta pada 19 Mei
Toaka juga baru saja merilis EP perdananya lewat Universal Music Worldwide berjudul Boku dakeno Ai, yang memamerkan musikalitasnya yang luar biasa serta semua kepribadiannya yang serba warna-warni.
Lagu-lagu di EP perdana Toaka memiliki pendekatan yang unik dan beragam. Lagu Discord-disco menunjukkan sisi lain Toaka, sementara lagu Cinder ella diwarnai dengan beat dance yang menghentak.
Sementara itu, dinamika vokal Toaka bersinar di lagu Boku dakega Ai. Lirik-lirik Toaka di EP ini menyeimbangkan dua hal – berbagai hasrat jiwa mudanya dan hal-hal lainnya yang sifatnya lebih gelap. (RO/Z-1)
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved