Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI pendatang baru Boy Warongan, melalui proyek solo dengan moniker Boyway & The Palmeiros, resmi merilis single debut bertajuk Juang Angan yang sudah dapat didengar melalui berbagai platform streaming musik.
Dalam keterangan pers, dikutip Kamis (4/4), single Juang Angan menjadi karya cipta terakhir yang digarap mendiang Ade Paloh sebelum meninggal dunia pada 19 Maret 2024 lalu.
Di proyek ini, Ade Paloh berperan sebagai penulis lagu sekaligus produser musik.
Baca juga : Billie Eilish dan Nicki Minaj Minta Penggunaan AI dalam Musik Dihentikan
Sebelum wafat, Ade Paloh menjelaskan bahwa single Juang Angan mulanya ditulis sebagai karya untuk band SORE. Namun, belakangan, dia memberikan karya itu untuk dibawakan Boy Warongan, yang merupakan penggemarnya.
Dari segi lirik, lagu ini memuat pesan optimisme dalam memandang kegagalan sebagai penguat sebuah perjuangan.
"Tentang seruan untuk jangan pernah menyerah di setiap kegagalan bahwa kalau pun mati dalam kegagalan, setidaknya kita sudah mencoba dan di situlah kita sudah menang dalam segala hal," kata Ade Paloh, kala itu.
Baca juga : Wan Irwansyah Rilis Yin Aurora Berkonsep Listen to Earn
Boy Warongan adalah politikus dan akademisi yang hingga kini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kota Pematang Siantar dan dosen FISIP di Universitas Sumatra Utara.
Kecintaan Boy pada band SORE membawanya bertemu dengan Ade Paloh, yang diperantarai Abdullah Yusro dari Setengah Lima Records.
Selang beberapa waktu, mereka sepakat menjalin kerja sama untuk merilis lagu Juang Angan sebagai single debut Boy.
Baca juga : Sambut Lebaran 2024, All Artist Dua Suara Media Nyanyikan Lagu Berjudul Lebaran
"Penggarapan single ini bermula sewaktu saya bersama istri menonton konser SORE di Jakarta pada 2022 silam," kata Boy Warongan.
Dia menambahkan, "Semesta lalu mempertemukan saya dengan Ade Paloh, yang kemudian mendorong saya untuk terjun ke dunia musik dalam membawakan salah satu karya ciptanya."
Tidak hanya dibantu Ade Paloh, penggarapan single Juang Angan juga dibantu deretan musisi muda, antara lain Viqi Fauzi dan Theodoros Ibnu Aziz dari band Magnolia Celebration, yang mengisi suara gitar dan bass di single tersebut.
Selain itu, ada Andrian Hendry dan Benie Siregar yang ikut memperkuat proyek ini dengan mengisi suara gitar dan drum di dalamnya.
Proses pengerjaan single Juang Angan berlangsung di Lontar Studio, tempat SORE biasa merekam karya-karya mereka. Kemudian, single ini dirilis di bawah label Setengah Lima Records. (Ant/Z-1)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved