Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI berdarah Korea Selatan (Korsel), yang kini berbasis di Toronto, Peach Luffe telah merilis EP terbarunya, Honey sekaligus single utamanya, Smile.
"Honey bercerita tentang orang luar biasa yang kutemui tahun lalu. Aku merasa hubungan yang kumiliki ini rasanya benar-benar manis. Maka dari itu, lagu-lagu di EP ini juga sengaja dibuat terdengar manis. Mereka tidak terdengar terlalu mentah, namun juga dari segi penggarapannya juga tidak terlalu rapi. EP ini banyak membahas mengenai afirmasi dan juga rasa cemas akan ketika kita suka merasa tidak cukup baik untuk pasangan kita sendiri," ungkap Peach Luffe.
EP itu direkam sepanjang musim panas 2023 di apartemen Peach Luffe di Toronto. Selain mengambil mikrofon untuk memperdengarkan suaranya bernyanyi, Peach Luffe juga menunjukkan keahliannya dalam bermain gitar, keyboard, bass, dan juga biola, sekaligus memperluas soundnya yang selalu berkembang.
Baca juga : Peach Luffe Bicara Cinta dan Proses Healing di Single Honeybee
Pada akhirnya semua itu menghasilkan enam lagu baru yang membuat orang terbuai dalam lamunan karena diperkaya lanskap suara yang mendayung-dayung, melodi vokal yang melambung tinggi, dan gaya penulisan lirik yang introspektif yang kini telah menjadi ciri khasnya.
EP ini juga menghadirkan single-single Peach Luffe sebelumnya seperti Honeybee, Honeymoon, Quite Like You, dan Say It Back.
"Dalam serial anime, karakter utamanya selalu memiliki sikap acuh dengan apa yang terjadi, dan menganggap semuanya akan baik-baik saja - itu adalah mentalitas tokoh protagonis. Mereka terus melaju dan pada akhirnya dapat menemukan cara untuk membuat segalanya berhasil. Pendekatan aku terhadap musik mirip seperti itu. Aku selalu mencari cara baru untuk bisa menciptakan lagu, dan aku juga berharap siapa pun yang mendengarkan juga bisa ingat kalau pada akhirnya semuanya akan baik-baik saja," pungkas Peach Luffe. (RO/Z-1)
Lagu ini menangkap nuansa nostalgia dari hits radio AM klasik pada era tahun 1970-an awal, di waktu yang bersamaan Siegel juga sedang berbahagia atas kehidupan rumah tangganya.
Peach Luffe mengkilas balik perkembangan dirinya dalam bermusik melalui single terbarunya Honeybee, yang mengikuti single sebelumnya Quite Like You dan juga Say It Back.
Peach Luffe kembali merilis sebuah single baru dari EP mendatangnya berjudul Honeymoon, yang mengikuti single-single sebelumnya seperti Quite Like You dan Say It Back.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Album Ruang Lintas Rasa dari Repartere merangkum sembilan trek yang merefleksikan pertumbuhan para personelnya.
Steel Haze membawa identitas musik yang agresif, memadukan semangat hardcore era 2000-an dengan sentuhan riff modern yang tajam.
Melalui EP Kalopsia, White Chambers menawarkan sebuah perjalanan audio yang berani menabrak batasan norma musik konvensional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved