Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIKENAL dengan gaya penulisan lagunya yang terus terang dan ganas, musisi powerhouse pop-punk LØLØ kembali mempersembahkan sebuah anthem untuk para barisan patah hati dengan lagu terbarunya, Poser. Lewat lirik dalam lagu itu, LØLØ memberikan sebuah pernyataan: "Why would you kiss me and pull me closer / just to leave me hanging of the edge?"
Pada lagu tersebut, LØLØ bermain dengan jukstaposisi dengan menyandingkan lirik yang sinis dengan latar belakang nuansa musik grunge dan kemudian dipertemukan dengan suara cymbal untuk menggambarkan perasaannya yang sedang cemas, dan juga kesepian.
Kata "Poser" sendiri dipilih olehnya sebagai kata yang mewakilkan kenangan mantan kekasihnya tersebut ketika ia masih mencari jawaban dari apa yang terjadi dari hubungan mereka.
Baca juga : Sempat Vakum, TJ Abdillah Debut Single Solo “Cerita Tentangmu”
Kedalaman emosi yang pertunjukkan oleh LØLØ dalam lagu ini juga cukup besar. Pada bagian outro lagu ini, ia juga menyatakan bahwa mantan kekasihnya adalah orang yang "terlalu banyak omong kosong". "
Baca juga : Mea Shahira dan Rapper Ezra Kunze Merayakan Romansa Lewat Lagu Baru
"Poser adalah lagu mengenai seseorang yang berhasil meluluhkan hatiku dengan baik, seseorang yang bisa membuatku percaya kalau mereka benar-benar mencintaiku secara tulus, namun pada akhirnya semuanya terlihat jelas, bahwa mereka tidak menyukai faktanya bahwa seorang perempuan itu bisa bergaya dari waktu ke waktu, sedihnya aku juga sering sekali dikatakan seorang poser oleh banyak sekali orang di internet" ungkap LØLØ mengenai lagu terbarunya.
"Aku berpikir bahwa kata poser itu lumayan unik dan cantik, jadi aku menuliskannya di catatanku setelah melihat beberapa komentar di akun media sosialku. Sejak itu, aku selalu berpikir bahwa aku akan dianggap keren untuk mengaitkan kata 'poser' dengan tema cinta. Jadi lagu ini untuk para poser sesungguhnya di luar sana ;)" tambah LØLØ.
Poser mengikuti perilisan single LØLØ yang berjudul 2 of Us di awal 2024 yang terinspirasi dari perjuangan LØLØ untuk memutuskan hubungan dengan mantan kekasihnya yang toxic serta lagu Hot Girls in Hell, tempat ia mengeksplorasi rasa frustrasi, kemarahan, dan keputusasaan yang timbul dari melepaskan hubungan toxic dengan pasangan yang dicintai namun juga dibenci. (RO/Z-1)
LØLØ menegaskan keberadaan dirinya sebagai salah satu artis andalan dalam genre pop-punk era ini yang patut diperhatikan dengan album perdananya yang berisi 15-track.
LØLØ berhasil menemukan keseimbangan antara menjadi seseorang yang lantang dan berani namun tetap memiliki rasa autentiknya sendiri.
Single U & The Tin Man penuh dengan celaan ganas terhadap mantan kekasih LØLØ yang ia banding-bandingkan dengan sosok karakter Tin Man dari film klasik The Wizard of Oz.
LØLØ menjelaskan bahwa hubungan itu seperti sedang berdansa tango, dibutuhkan dua orang untuk bisa menjalaninya
Lagu yang bernuansa melankolis yang halus tersebut adalah sebuah oda untuk harapan naif yang masih ada dalam setiap kisah cinta yang tidak terbalaskan.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Pada 1996, James F Sundah bersama Titiek Puspa, bekerja sama dengan member band legendaris Scorpions, Klaus Meine dan Rudolf Schenker.
Lagu Omoide Scroll kini telah dirilis di layanan streaming sebagai singel resmi ke-67 AKB48, sementara lagu ciptaan asli Akimoto berjudul Cécile telah dihapus dari YouTube.
Dengan hook Piipapii papipo yang glitch, chorus yang penuh gula, dan produksi chaos-pop, Punks adalah sebuah uppercut sonik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved