Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM karya sutradara Ridley Scott, Napoleon, sukses memuncaki Box Office Prancis, Rabu (29/11), meski kerap mendapat kecaman dari kritik di "Negeri Mode' itu karena dianggap tidak akurat dalam penggambaran kaisar Prancis itu.
Satu dari tiga orang yang datang ke bioskop di Prancis menonton film yang dibitangi Joaquin Phoenix itu.
Lebih dari 764 ribu tiket terjual untuk film Napoleon di pekan pertama film itu dirilis di Prancis, mengungguli film teranyar The Huger Games, yang menjual tiket sebanyak 370.275.
Baca juga: Anna dan Elsa Bersiap Hadir di Layar Lebar Lewat Film Frozen 3 dan 4
Di Prancis, film baru dirilis setiap Rabu.
Film Napoleon, yang melakukan syuting di Inggris, ditayangkan di Prancis dengan dialih suara ke bahasa Prancis dengan takarir (subtitle) berbahasa Inggris.
Film Napoleon juga melakukan kampanye besar-besaran di Prancis dengan foto Phoenix mengenakan topi khas Napoleon terlihat di berbagai stasiun kereta di Paris.
Baca juga: Chris Evans Tampik Kemungkinan Kembali Jadi Captain America
Namun, banyak kritik yang tidak antusias dengan film yang dibuat oleh sutradara Inggris dan menggunakan bahasa negara rival Prancis itu.
"Film terbaru Ridley Scott menggambarkan Napoleon sebagai karakter murung dan medioker. Sabotase semacam ini sangat merendahkan," ujar seorang kritik film di harian sayap kanan Le Figaro.
"Semberono dan buruk dalam penggambaran subyek. Film biografi yang dibintangi Joaquin Phoenix ini tidak memiliki sudut pandang baru, baik mengenai tokoh maupun mitosnya," kata surat kabar sayap kiri Liberation. (AFP/Z-1)
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Film kelima dari serial Hunger Games ini dibintangi Tom Blyth, Rachel Zegler dan Peter Dinklage berkisah mengenai Hunger Games ke-10 yang digelar di Panem.
Surat dari Gucci itu menyebut keluarga mereka itu sangat tersinggung dengan penggambaran Reggiani, 'perempuan yang divonis karena memerintahjan pembunuhan Maurizio Gucci, sebagai korban'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved