Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Tom Hanks baru-baru ini mengklarifikasi mengenai tayangan video yang menampilkan wajahnya. Di video tersebut, orang yang menyerupainya membahas mengenai perawatan gigi. Dia menegaskan bahwa video tersebut adalah hasil dari artificial intelligence (AI) kecerdasan buatan dan dia sama sekali tidak terlibat dalam hal tersebut.
“Awas, ada video di luar sana yang mempromosikan beberapa rencana perawatan gigi dengan menggunakan wajah saya versi AI. Saya tidak ada hubungannya dengan itu,” tulisnya dilansir dari laman People.
Sebelumnya, Hanks juga pernah membahas mengenai penggunaan AI dalam industri kreatif. Menurutnya hal itu akan terus berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, menurutnya, penggunaan AI dalam film atau serial TV akan menjadi hal yang penting untuk dinegosiasikan ke depannya.
Baca juga: Gerard Depardieu Menyangkal Tuduhan Pemerkosaan dalam Surat Terbuka
“Saya dapat memberitahu anda bahwa ada diskusi yang sedang berlangsung di semua agensi dan semua firma hukum untuk membahas konsekuensi hukum atas penggunaan wajah dan suara aktor yang akan masuk ke dalam kekayaan intelektual," tegas Hanks.
Dia merasa harus ada perlindungan terhadap dampak penggunaan AI dalam pekerjaan di bidang industri kreatif saat ini.
Baca juga: Rio Dewanto Masuk Nominasi Best Asian Actor, Sutradara: Aktingnya Sangat Memukau
“Semua orang kini dapat menciptakan kembali diri mereka sendiri pada usia berapa pun, melalui AI atau teknologi palsu. Saya bisa saja ditabrak bus besok dan saya sudah tidak ada, tapi penampilan saya bisa terus berlanjut,” tandasnya. (People/Z-11)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Berlatar tahun 2029, MERCY mengisahkan Detektif Los Angeles bernama Chris Raven yang terbangun dalam sebuah kursi persidangan berteknologi tinggi bernama Mercy Chair.
Ashley St. Clair, ibu dari anak Elon Musk, menggugat xAI setelah chatbot Grok diduga menghasilkan citra seksual eksplisit dirinya tanpa izin.
Fitur AI Google Photos kini mampu menghapus objek, mengedit foto dengan teks, dan mengganti latar, menjadikannya alternatif Photoshop yang praktis.
Teknologi AI baru bernama CytoDiffusion mampu mendeteksi tanda halus leukemia pada sel darah dengan akurasi tinggi, bahkan melampaui kemampuan dokter spesialis.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
Model tersebut berguna bagi investor sebagai alat bantu dalam investasi kuantitatif, dan akademisi dapat menggunakan hasilnya untuk menguji serta menyempurnakan teori.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved