Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LIES Hartono alias Cak Lontong mengaku sangat bahagia karena Indonesia akhirnya memiliki moda transportasi modern yaitu Kereta Cepat Jakarta Bandung. Menurutnya, angkutan publik tersebut sudah sangat memenuhi ekspektasi, terutama dari segi pelayanan dan kecepatan.
"Kita rasanya kaya tidak terasa karena saking enaknya. Tadi teman-teman di dalam gerbong juga heboh ketika kereta menyentuh 350 kilometer per jam. Akhirnya bisa merasakan melintas di Bumi, di Indonesia dengan kecepatan ini," ujar Cak Lontong usai menjajal KCBJ di Stasiun Halim, Jakarta, Rabu (13/9).
Ia berharap pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur serupa, tidak hanya di Jakarta-Bandung, tetapi juga di daerah-daerah lain di Indonesia.
Baca juga: Presiden Pastikan Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi Awal Oktober
"Kita harapkan bisa ditingkatkan terus. Mungkin nanti sampai ke Surabaya, kemudian ke berbagai daerah di Jawa dan juga nanti di IKN," tuturnya.
Terkait tarif, menurutnya sangat wajar jika itu lebih mahal dari harga tiket kereta reguler. Pasalnya, dengan menumpangi kereta cepat, masyarakat bisa menghemat waktu jauh lebih banyak.
Baca juga: Jajal KCJB, Presiden: Tidak Terasa Sama Sekali
Dengan KCJB, perjalanan dari Jakarta menuju Bandung hanya berkisar 40 menit. Bandingkan dengan kereta Argo Parahyangan yang harus memakan waktu sampai 2 jam 45 menit.
"Kalau tiket buat saya relatif, ya. Kalau lebih mahal dikit tidak apa-apa kan hemat waktunya jauh banget. Saya kira waktu itu memang layak untuk dihargai," tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Vino G Bastian juga mengaku takjub dengan kemampuan KCJB. Tidak hanya cepat, kereta tersebut juga sangat aman dan nyaman.
"Ini aman, nyaman dan pastinya cepat. Cepet banget, tidak terasa. Mulus banget. Tadi Pak (Presiden) Jokowi di kecepatan 350 kilometer per jam itu bisa jalan-jalan menyapa penumpang," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, sejumlah publik figur diundang oleh pemerintah untuk menjadi yang yang pertama dalam menjajal KCJB. Selain Cak Lontong dan Vino G Bastian, turut serta pula Armand Maulana, Dewa Budjana, Gading Marten, Saykoji, Raffi Ahmad, Yuni Shara, Marsha Timothy, dan Vanesha Prescilla.
(Z-9)
Film "Lupa Daratan" garapan Ernest Prakasa bersama Netflix dan Imajinari mengungkap sisi gelap dunia selebritas melalui kisah seorang aktor yang kehilangan kemampuan berakting.
Vino G Bastian mengungkapkan penonton Indonesia kini semakin cerdas dalam memilih tontonan sehingga sineas perlu menjaga mutu karya.
Falcon telah merilis poster dan cuplikan (trailer) resmi film Shutter, menampilkan karakter Darwin (Vino G. Bastian).
Melalui interaksi langsung dengan pasien ALS dan keluarga mereka, Vino G Bastian mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan fisik dan emosional yang dihadapi pejuang ALS.
Film Hanya Namamu Dalam Doaku menandai reuni akting Vino G Bastian dan Nirina Zubir setelah 21 tahun mereka berkolaborasi dalam film 30 Hari Mencari Cinta.
Sinemaku Pictures kembali bekerja sama dengan sutradara Reka Wijaya dalam film drama keluarga terbaru Hanya Namamu Dalam Doaku.
SELAMA masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 KCIC mencatat bahwa layanan Whoosh tidak hanya diminati oleh penumpang domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara.
Tujuh gajah Asia liar tewas setelah tertabrak kereta ekspres di Assam, India.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) resmi membuka penjualan tiket kereta cepat Whoosh untuk periode libur akhir tahun.
Sejumlah pakar menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis untuk melakukan restrukturisasi utang kereta cepat yang selama ini membebani BUMN anggota konsorsium
KPK mengungkapkan modus yang terungkap ini sangat merugikan negara karena mengharuskan pemerintah membeli kembali tanah yang seharusnya sudah menjadi milik negara.
Ia menilai wajar jika penyidikan KPK menemukan potensi penyimpangan bukan hanya dalam pembiayaan APBN, tetapi juga dalam pengadaan lahan proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved