Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI solo asal Jakarta Sekaranggi mempersembahkan single terbaru berjudul Did I Hurt You, yang menjadi jembatan menuju perilisan album mini (EP).
Sebelumnya, pada 2021, Sekaranggi telah merilis album penuh berjudul Delapan. Album itu disebut mendapat penerimaan yang baik di pasaran, termasuk mendapatkan titel The 25 Best Asian Album of 2021 oleh majalah musik internasional NME Asia.
Tidak seperti lagu-lagu Sekaranggi sebelumnya yang cenderung bernada ballad-orkestra, penyanyi perempuan itu kini menampilkan aransemen yang cenderung minimalis ala band Cigarettes After Sex di samping petikan gitar akustik yang tetap menjadi pengiring utama dalam lagu Did I Hurt You.
Baca juga: Gandeng Raim Laode, Aruma Rilis Ekspektasi
Seperti karya sebelumnya, tema cinta masih mewarnai pada lagu terbaru ini. Lagu Did I Hurt You menampilkan lirik yang sederhana yang dapat mewakili pengalaman pahit cinta setiap manusia secara universal.
Melalui lirik yang ditulis dalam bahasa Inggris, Sekaranggi menuturkan pesan untuk orang tersayang yang meninggalkannya sambil mempertanyakan atas kesalahan yang dia perbuat dalam Did I Hurt You.
Single ini turut melibatkan sejumlah musisi yang selama ini menemani perjalanan Sekaranggi, mulai dari Dionisius Radite pada bass, Muhammad Kurniawan pada synthesizer, Arend Michiels pada violin, hingga Sulthon Kamil pada backing vokal.
Baca juga: Penyanyi Hindia Bicara Warisan Buruk Dunia dan Masalah Keluarga di Album Baru
Single yang direkam di Sekaranggi Studio ini juga melibatkan Mohammad Armansyah pada departemen mixing dan mastering.
Did I Hurt You sudah dapat dinikmati pendengar sejak Rabu (28/6) melalui berbagai layanan streaming musik. (Ant/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Mini album Once a True Love juga memotret perubahan kreatif dari Sekaranggi dalam berkarya. Penyanyi kelahiran 8 September 1997 itu mencoba memberi warna baru dalam musiknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved