Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERLIBATAN aktris senior Jajang C Noer dalam film drama komedi Onde Mande! disambut gembira oleh para penggemar film Indonesia. Di film besutan sutradara Paul Fauzan Agusta ini, Jajang berperan sebagai Ni Ta, ibu-ibu pemilik warung makan di sebuah desa di tepi Danau Maninjau, Sumatra Barat.
Kentalnya budaya Minang yang terasa dalam film, ternyata juga dipengaruhi beberapa aktor keturunan Minang yang terlibat di dalamnya. Salah satunya, Jajang sendiri. Jajang merasa dirinya sangat dekat dengan budaya tersebut.
“Saya merasa sangat Minang. Salah satu buktinya adalah sehari-hari saya pakai kebaya panjang dan sarung. Itu sudah hampir sepuluh tahun saya pakai itu. Kalau ke pesta-pesta juga pakai songket, kebaya brokat dan silky,” ujarnya saat menjelaskan busana pilihannya.
Baca juga: Jadi Kakak Beradik di Onde Mande!, Ini Kata Ajil Ditto dan Shahabi Sakri
“Saya juga nggak suka dipanggil ‘mbak’. Saya maunya dipanggil ‘kakak’ atau ‘uni,” lanjut pemilik nama Lidia Djunita Pamoentjak ini.
Terlibat dalam berbagai kesibukan aktivitas film dan syuting, ternyata ada satu hal yang selalu mengingatkan Jajang akan rumah dan kampung halamannya.
“Tanaman. Di rumah saya selalu ada tanaman. Jadi, kalau lihat tanaman di jalan, saya pengen beli. Di Selayo, Solok, di Rumah Gadang kami banyak tanaman bunga-bunga,” ujarnya dengan semangat.
Baca juga: Sempat Ingin Jadi Pemain Bola, Emir Mahira Mantap Jadi Aktor
“Rumah Gadang kami, I’m proud to say, yang punya pekarangan luas. Rumah saya rumah biasa. Rumah Gadang tapi masih ada halaman luas. Yang lain-lain udah nggak ada tuh halaman luas,” pungkasnya. (RO/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ajil Ditto dan Shahabi Sakri berperan sebagai kakak-adik bernama Huda dan Hadi. Keduanya merupakan pemuda yang tinggal di Desa Sigiran, dekat Danau Maninjau, Sumatra Barat.
Cerita dalam film Onde Mande! berpusat pada strategi warga Desa Sigiran, Sumatra Barat, dalam berusaha memenangkan hadiah sayembara senilai Rp2 miliar dari sebuah perusahaan sabun,
“Untuk saat ini, aku pasti lebih memilih jadi aktor. Cita-cita jadi pemain bola itu di masa lampau saja, itu udah lewat banget.”
"Ada syuting di sekolah juga sama anak-anak. Aku happy! Karena aku suka anak kecil.”
Shenina, awalnya, mengaku kesulitan dalam mempelajari bahasa Minang. Hal tersebut tentu menjadi suatu tantangan baru bagi Shenina di dalam karier beraktingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved