Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
YANNIE Sukarya melakukan debutnya sebagai sutradara melalui film Iblis Dalam Darah, yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Maret 2023.
"Film ini menceritakan tentang Haruni. Dia tinggal bersama adiknya yang mengalami masalah penglihatan, dan ibunya. Suatu hari, Hanum (adik Haruni) ini ke dokter mata, tapi ternyata dokter ini juga seorang ahli spiritual," terang Yannie, Senin (13/3).
"Akhirnya nggak cuma nyembuhin Hanum, akhirnya dokter Ahmad ini juga membantu menyembuhkan Haruni," imbuhnya.
Baca juga: Film Khanzab akan Tayang Jelang Lebaran
Lebih dalam, Yannie pun menceritakan bahwa judul film Iblis Dalam Darah ini terinspirasi dari hadist riwayat Imam Bukhari, yang menjelaskan mengenai iblis merasuki manusia melalui aliran darah.
"Sebenarnya judulnya itu kita ambil kata-kata Iblis Dalam Darah itu dari Imam Bukhori. Terus kita implementasiin ke film dengan Michelle kerasukan atau segala macam, karena ada sesuatu yang bersemayam di dalam diri dia," ujar Yannie.
Film Iblis Dalam Darah akan diperankan oleh Michelle Joan sebagai Haruni, Ryaas Randa sebagai dokter Ahmad, Cut Ashifa sebagai Hanum, dan Tien Kadaryono sebagai ibu Haruni.
Baca juga: Film Iblis Dalam Darah Siap Tayang Pekan Depan
Menurut Michelle, karakter Haruni di film ini sangat menarik. Hal inilah yang menjadi salah satu alasannya untuk menerima tawaran bergabung dengan film Iblis Dalam Darah.
"Karakter ini adalah salah satu alasan aku tertarik banget gabung di film ini. Haruni ini sebenarnya orang yang baik. Kakak yang sayang sama adiknya. Sayang sama keluarganya. Sebagai anak pertama punya tanggung jawab untuk bantu anggota keluarganya. Jadi dia bekerja sebagai sinden," kata Michelle.
"Tapi, dalam pekerjaannya itu, karena terdesak karena keadaan, jadi dia memilih jalan yang salah untuk membantu keluarganya. Sehingga terjadilah malapetaka," tambahnya.
Selain akan tayang Indonesia, Iblis Dalam Darah juga akan tayang di beberapa negara lainnya seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Vietnam, dan Kamboja. (Ant/Z-1)
Setelah sebelumnya sukses mengarahkan serial Pertaruhan, Sidharta Tata menyebut film Ikatan Darah sebagai ambisi lama yang akhirnya mendapatkan momentum untuk diwujudkan.
Berbeda dari tema film keluarga lainnya, Rapi Film menghadirkan Tunggu Aku Sukses Nanti yang membawa tema besar pada kumpul keluarga saat Lebaran.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved