Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO Suara Kayu menghadirkan single anyar mereka bertajuk Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini, terinspirasi dari buku berjudul sama karya Rio Ardhillah.
Lagu bergenre pop easy listening itu mengisahkan rasa takut seseorang yang tengah menjalani relasi percintaan.
Dengan lirik yang puitis, lagu ini seakan menjadi perenungan pasangan yang tengah galau dan mempertanyakan kesanggupan untuk melepas orang tersayang.
Baca juga: Gandeng Fiersa Besari, Suara Kayu Rilis Tak Perlu Ada Senja
"Rasa takut apakah akan jalan terus atau setop di sebuah titik, hingga akhirnya bisa melupakan semua hal yang sudah terjadi dan memulai untuk kehidupan baru," ujar personel Suara Kayu Ingrid Tamara menceritakan inti dari lagu anyarnya lewat siaran pers, Jumat (10/2).
Personel lainnya, Dewangga menambahkan suasana sendu dengan ikut melantunkan Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini.
Petikan gitar di awal lagu yang berdurasi lima menit tersebut membuat karya ini semakin melankolis.
Seluruhnya itu disempurnakan oleh Suara Kayu sebagai penulis yang didukung oleh sang produser David Elsandro.
Masih menjaga ciri khas Suara Kayu yang karyanya mudah dicerna, harapannya lagu serta buku Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini bisa diterima hangat oleh masyarakat Indonesia.
Single baru Suara Kayu Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini sudah dapat dinikmati di seluruh digital streaming platforms yang ada di Tanah Air mulai hari ini.
Bersamaan dengan perilisan lagunya, hadir juga video lirik resmi di kanal YouTube Suara Kayu.
Sebelumnya, Suara Kayu mulai aktif berkarier di dunia musik Tanah Air sejak 2020.
Dalam waktu dua tahun, mereka aktif menghasilkan karya yang bahkan menduduki beberapa tangga lagu seperti Top 50 Viral di Spotify berkat Miniatur serta tangga lagu Viral 50 Indonesia untuk karya mereka bersama Feby Putri, Kembali Pulang.
Kolaborasi dengan beberapa musisi lainnya juga pernah dilakukan oleh Suara Kayu di antaranya bersama Fiersa Besari dengan Tak Perlu Ada Senja dan Obat Rindu bersama musisi asal Malaysia, Kucaimars. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Cerita Kesukaan dari Suara Kayu bercerita tentang momen cinta pada pandangan pertama, seolah sudah saling mengenal lama.
Album Suara Kayu ini memiliki dua lagu yang sebenarnya telah dirilis di awal tahun ini, Jutaan Salah Milyaran Maaf serta Buaya dan lima lagu lainnya.
Single bergenre pop easy listening dengan beat ceria itu merupakan penggabungan dari jiwa dan kekhasan musik Suara Kayu dan Project Pop yang memiliki kemiripan.
"Lagu Tak Perlu Ada Senja, bercerita tentang sepasang kekasih yang cukup rumit dalam mengutarakan perasaan suka. Padahal gak perlu susah payah, cukup bilang, 'Aku suka kamu'."
Single easy-listening yang dikemas dengan gitar akustik dan terompet itu bercerita tentang hubungan jarak jauh atau long distance relationship.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved