Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR sekaligus pesilat Yayan Ruhian membintangi film baru asal Malaysia Mat Kilau. Dia mengatakan bekerja sama dengan para sineas dari luar negeri merupakan suatu kesempatan yang baik dan sayang apabila dilewatkan begitu saja.
"Buat saya, bekerja sama dengan siapa pun di luar Indonesia, insya Allah, bila itu memungkinkan dan saya memang mampu, kenapa tidak, begitu kan," kata Yayan, dikutip Selasa (30/8).
"Apalagi ini dengan Malaysia sebagai bangsa satu rumpun dengan kita di mana memiliki beberapa persamaan dalam budaya dan banyak hal. Jadi kenapa tidak?" imbuh aktor yang dikenal membintangi The Raid bersama Iko Uwais itu.
Baca juga: Yayan Ruhian Ungkap Caranya Membuat Koreografi Pertarungan di Film Ben & Jody
Yayan sendiri telah membintangi film Hollywood melalui tiga judul film yaitu Star Wars: The Force Awakens (2015), Beyond Skyline (2017), dan John Wick: Chapter 3 Parabellum (2019).
Yayan mengatakan Mat Kilau ini menjadi film Malaysia pertamanya yang ia bintangi.
Film berjudul lengkap Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan digarap oleh Syamsul Yusof, salah satu sutradara Malaysia yang dikenal karena mencetak film terlaris di negara tersebut.
Mat Kilau sendiri disebut meraih lebih dari 6 juta penonton di Malaysia sejak dirilis pada 23 Juni lalu. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 31 Agustus mendatang.
Mat Kilau bercerita tentang seorang pahlawan rakyat yang berjuang melawan para penjajah Inggris di tanah Melayu. Dalam film tersebut, Yayan memerankan karakter antagonis bernama Toga, seorang Melayu yang memilih untuk bersekutu dengan Inggris dan melakoni pertarungan sengit dengan Mat Kilau beserta para pahlawan rakyat lainnya.
"Peran saya, sih, sama seperti film-film saya sebelumnya selalu menjadi, apa ya, nggak banyak bicara, langsung saja, dan selalu menjadi orang yang ending-nya harus dibenci karena kejahatan," kata Yayan soal karakter yang ia mainkan dalam film Mat Kilau.
Yayan mengaku dirinya merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Syamsul Yusof serta beradu akting dengan karakter utama Mat Kilau, yang diperankan oleh aktor Malaysia Adi Putra.
Menurutnya, film ini dipersiapkan oleh Syamsul Yusof dengan penuh ketelitian yang berbeda jika dibandingkan dengan filmnya terdahulu.
Sementara itu, Fattah Amin, yang berperan sebagai Awang dalam film Mat Kilau turut mengapresiasi kehebatan adegan laga yang ditunjukkan Yayan.
Ia mengatakan tim koreografer sekaligus mendapatkan banyak pelajaran dari kemampuan Yayan dalam seni bela diri.
"Kami sangat besar hati, ya, dapat dibantu oleh koreonya sama Pak Yayan, yang tarafnya internasional tapi sanggup ngajar kami ataupun membantu kami di dalam film ini," katanya.
"Semoga teman-teman di Indonesia juga terima baik film yang ada kami, Mat Kilau, dan semoga teman-teman Indonesia pun support film Mat Kilau," imbuh Fattah. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Pembukaan PON Bela Diri 2025 disemarakkan dua pesilat kawakan Indonesia yang juga dikenal di panggung internasional, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.
Yayan Ruhian akan menikmati sebagian waktu bulan Ramadan tahun ini di kampung halamannya yang terletak di Desa Cibeber, Jawa Barat.
“Ben & Jody ini adalah film dengan action yang lengkap. Di sini kami berantem ada, tembak-tembakan ada, sampai kejar-kejaran mobil pun ada."
"Ini beda dengan karakter-karakter saya sebelumnya. Sebelumnya kan fighting-fighting aja. Di sini saya jadi belajar akting."
Skarsgard akan memerankan Boy dan Yayan sebagai dukun yang membimbingnya. Sedangan Weaving akan memainkan seorang pembunuh bernama June 27.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved