Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAJAR tidak hanya dilakukan di sekolah. Belajar pun bisa dilakukan di bioskop lewat menonton sebuah film. Pengalaman itulah yang didapat oleh anak-anak Panti Asuhan Bina Insan Mandiri ketika menonton film Satria Dewa: Gatotkaca di salah satu bioskop di Sleman, Kamis (24/6).
Salah seorang anak panti asuhan tersebut, Dika Sulamtri, mengatakan karakter Gatotkaca memberikan pelajaran baginya agar menjadi anak muda yang tidak mudah emosi dan tetap mampu berpikir dingin. Ia mengaku bahagia bisa ikut film ini.
"Saya pikir kepribadian Gatotkaca bisa menjadi teladan bagi kami yang masih memiliki jiwa dan semangat anak muda untuk dapat tetap berpikir dingin dan sabar," kata Dika saat acara nonton bareng bersama Frozz.
Baca juga: Omar Daniel Mengaku Gugup Tampil di Satria Dewa: Gatotkaca
Di sisi lain, film itu juga memberi pengetahuan tentang dunia pewayangan yang diadaptasikan ke dunia modern.
Film garapan Sutradara Hanung Bramantyo ini pun mampu menghibur anak-anak yang hadir. Film ini menceritakan tentang perseteruan antara Pandawa dan Kurawa dengan latar waktu masa kini.
Acara ini pun menjadi pengalaman yang baru bagi anak-anak Panti Asuhan Bina Insan Mandiri. Pasalnya, hampir semua anak-anak yang datang baru pertama kali menonton film di bioskop.
Brand Manager Frozz, Andreas Erwin, mengatakan Frozz merupakan salah satu sponsor dalam film Satria Dewa Gatotkaca. Ia pun berharap, dengan menonton film ini, anak-anak yang menonton film ini dapat mengadopsi nilai-nilai luhur dari Gatotkaca, termasuk sikap cool Gatotkaca sebagai seorang ksatria yang tetap berpikir dingin dalam situasi apa pun.
"Saya berharap anak-anak yang hadir di kesempatan ini dapat tumbuh menjadi seseorang yang rendah hati dan bijaksana terhadap keahlian yang dimilikinya saat ini dan kelak, seperti Gatotkaca," kata dia.
Acara nonton bareng bersama anak panti asuhan ini sengaja diawali di DIY karena sutradara Hanung Bramantyo berasal dari Yogyakarta. Selain itu, banyak adegan dalam film ini dilakukan di DIY. (OL-1)
Meskipun harus syuting di tengah terik matahari dan di situasi pandemi, Omar tetap senang dan bersemangat dalam menjalani syuting film Satria Dewa: Gatotkaca.
Meskipun melakoni akting laga, Rizky mengaku tidak mengalami cidera. Namun, dia sempat mengalami jatuh dari meja saat mendarat menggunakan sling.
Terbiasa melakoni peran protagonis dalam berbagai filmnya, Fedi Nuril mengaku tidak kesulitan saat bermain sebagai tokoh antagonis di Satria Dewa: Gatotkaca.
"Inshaa Allah seperti KKN. Semua film Indonesia pasti pengin ya seperti KKN. Kalau bisa setiap bulan ada 4 juta, 8 juta gitu. Jadi hiduplah industrinya,"
Sutradara Satria Dewa: Gatotkaca itu mengatakan, cara terbaik mengenalkan anak-anak dengan pahlawan super lokal adalah lewat bercerita.
Agenda rutin ini merupakan wujud rasa syukur atas pencapaian perusahaan.
Anak-anak diajak mengikuti tur kebun binatang, mini scavenger hunt, diskusi ringan tentang pelestarian satwa, hingga aktivitas kreatif berbasis pengelolaan limbah organik.
Mengusung kampanye #NyamanTanpaSampah, kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyentuh hati generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.
TAWA riang anak-anak Panti Asuhan di salah satu kota, tiba-tiba memecah kesunyian sore itu, dan sedikit berbeda.
Aston Pluit Hotel & Residence mengundang dua komunitas lokal yaitu Komunitas Indo Salto dan Panti Asuhan Cikal Cendekia Salsabilah.
Kegiatan ini dilaksanakan guna menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa Indonesia bukan hanya di Tiongkok melainkan pula di tanah air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved