Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Sampah Plastik di Tangan Bocah Panti Asuhan Disulap Jadi Gantungan Kunci Cantik

Lina Herlina
11/3/2026 22:57
Sampah Plastik di Tangan Bocah Panti Asuhan Disulap Jadi Gantungan Kunci Cantik
Ilustrasi(Dok Istimewa)

TAWA riang anak-anak Panti Asuhan di salah satu kota, tiba-tiba memecah kesunyian sore itu, dan sedikit berbeda. Mata mereka berbinar-binar, bukan karena bermain gim atau menonton televisi, melainkan karena jari-jari mungil mereka sibuk merangkai potongan-potongan plastik bekas.

Plastik HDPE bekas kemasan deterjen, sampo, dan botol susu yang biasanya berakhir di tempat sampah, di tangan mereka berubah menjadi gantungan kunci warna-warni dan tatakan gelas yang unik. Ada rasa bangga terpancar dari wajah

"Seru banget, bisa bikin gantungan kunci dari tutup botol. Ternyata sampah bisa jadi barang bagus," ujarnya polos sambil tersenyum lebar.

Momen ini adalah bagian dari program perdana Corporate Social Responsibility (CSR) yang digagas oleh SATURUMA, perusahaan desain dan bangun interior, yang berkolaborasi dengan komunitas pegiat lingkungan Pandawara Group. 

Mengusung kampanye #NyamanTanpaSampah, kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyentuh hati generasi muda melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.

Bagi anak-anak panti yang sebagian besar kurang mendapatkan akses terhadap kegiatan kreatif semacam ini, kehadiran para relawan dari SATURUMA dan Pandawara menjadi angin segar. 

Mereka bukan hanya diajarkan teori tentang pentingnya memilah sampah, tetapi langsung diajak praktik. Dimulai dari memungut sampah plastik di sekitar lingkungan panti, membersihkannya, hingga menyulapnya menjadi benda-benda bernilai guna.

Tidak hanya plastik HDPE, galon bekas air mineral pun tak luput dari imajinasi mereka. Dengan kuas dan cat warna-warni, galon-galon itu dihias dengan gambar matahari, bunga, dan pemandangan. 

Kini, galon bekas tersebut telah menjelma menjadi pot tanaman lucu yang menghiasi halaman panti, menciptakan suasana yang lebih hidup, asri, dan nyaman.

Guntur Prasetyo, Marketing Communication Manager SATURUMA, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengaku terharu melihat antusiasme anak-anak.

"Kami percaya bahwa ruang yang nyaman tidak hanya tercipta dari desain yang indah, tetapi juga dari lingkungan yang terjaga. Melihat anak-anak ini begitu bersemangat belajar dan berkreasi, kami yakin bahwa menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini adalah investasi jangka panjang," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh perwakilan Pandawara Group. Menurutnya, keterlibatan anak-anak adalah kunci utama gerakan lingkungan yang berkelanjutan.

"Kami selalu percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melihat antusiasme dan keceriaan anak-anak di sini, kami makin yakin bahwa kepedulian lingkungan bisa ditanamkan dengan cara yang menyenangkan. Mereka adalah agen perubahan masa depan," ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam itu terasa begitu cepat. Sesi kreatif pun ditutup dengan momen yang tak kalah menyenangkan, yaitu berbuka puasa bersama. 

Seluruh anak-anak panti, relawan SATURUMA, dan Pandawara duduk melingkar, menikmati hidangan berbuka sederhana dengan penuh kebersamaan. Suasana hangat penuh kekeluargaan tercipta, membuktikan bahwa kepedulian sejati tidak hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Bagi SATURUMA, program ini bukan sekadar acara tahunan. Perusahaan berkomitmen untuk menjadikannya sebagai kegiatan berkelanjutan yang terus tumbuh, memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, terutama bagi mereka yang membutuhkan sentuhan kasih sayang.

Di tangan anak-anak panti asuhan, sampah plastik tak lagi menjadi masalah. Ia telah berubah menjadi karya seni, menjadi simbol harapan, dan menjadi bukti bahwa dari hal kecil, kebaikan besar bisa lahir. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya