Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN streaming Bioskop Online menghadirkan program Nostalgia Film Terbaik (NFT) dengan menyajikan daftar film terbaik yang dirilis mulai tahun 80-an, 90-an sampai 2000-an.
Menurut Bioskop Online, film-film tersebut bisa menjadi alternatif tontonan yang dapat dinikmati bersama teman maupun keluarga. Film yang dihadirkan dalam program NFT berasal dari berbagai genre.
Baca juga: Siap-Siap! Sekuel Joker Siap Dibuat, Ini Judulnya
“Industri film kita sudah memiliki panjang sekali perjalanan dengan film-film kualitas terbaiknya,” kata President of Digital Business Visinema Group Ajeng Parameswari melalui keterangan resmi pada Rabu (8/5).
Ajeng mengatakan pihaknya mencoba untuk menghadirkan film-film pilihan terbaik dari waktu ke waktu dan mengajak semua penonton untuk mengapresiasi film-film tersebut di platform Bioskop Online.
Bioskop Online mengatakan penonton dapat lebih mengenal industri perfilman dari masa ke masa, mengingat deretan film yang diperankan para aktor ternama serta para sutradara tenar melalui program NFT. Film-film yang hadir dalam NFT juga sudah mengumpulkan berbagai penghargaan dari festival film nasional dan internasional.
Program NFT akan diadakan dalam tiga fase. Fase pertama sudah dimulai pada 27 Mei dengan film-film bergenre komedi antara lain “Manusia Enam Juta Dolar”, “Tjoet Nja’ Dhien”, “Naga Bonar”, “Pesta”, “Nostalgia di SMA”, “Kejarlah Daku Kau Kutangkap”, “Pasir Berbisik”, dan “Titian Serambut Dibelah Tujuh”.
Fase kedua dimulai sejak 3 Juni yang merupakan film-film urban, yaitu “Ada Apa Dengan Cinta”, “Ada Apa Dengan Cinta 2”, “Berbagi Suami”, “Rumah Ketujuh”, “3 Hari Untuk Selamanya”, “Quickie Express”, “The Photograph”, dan “Perempuan Punya Cerita”.
Sementara fase terakhir yang terdiri dari film-film bertemacinta akan dimulai pada 10 Juni mendatang. Film fase ketiga mencakup “LOVE”, “In The Name of Love”, “Lima Elang”, “Catatan Harian Si Boy”, “Sanubari Jakarta”, “Laura dan Marsha”, “Salawaku”, “Love For Sale”, serta “Galih dan Ratna”. (Ant/OL-6)
Melalui perpaduan musikal dan petualangan, film Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua membawa misi besar: membangun kesadaran manusia akan relasinya dengan alam.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved