Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMERANKAN sosok Tessy di film Srimulat: Hil Yang Mustahal, Erick Estrada mengaku stres.
"Terus terang ini film yang berat buat saya. Stres terus terang. Tapi di sini saya juga tidak ingin menyerupai atau membuat perbedaan antara saya dan Tessy yang asli. Di sini saya semaksimal mungkin sebagai seniman untuk tidak mengecewakan. Saya selalu minta restu sama Pakde Tessy," kata Erick, dikutip Sabtu (14/5).
Meskipun mengaku merasa stres, akting Erick mendapat pujian dari Tessy Srimulat. Bahkan, Tessy merasa berterima kasih karena masih ada yang mengikuti jejaknya. Sebab menurutnya, melahirkan karakter Tessy itu tidak mudah.
Baca juga: Bio One Ubah Penampilan Demi Mirip Gepeng Srimulat
Dia bercerita memerankan Tessy, kala itu juga menjadi boomerang bagi sang anak. Saat itu, setelah dirinya mengubah karakter menjadi Tessy, sang anak justru dilecehkan teman-temannya.
"Saya melihat akting Erick ini sangat senang banget. Saya berterima kasih bahwa masih ada orang yang ngikutin jejak saya. Walaupun waktu itu saya benar-benar, saya menjadi seorang Tessy tuh bukan langsung begitu ya," ujar Kabul Basuki alias Tessy.
"Saya memerankan Tessy itu justru menjadi boomerang buat anak saya. Setelah saya memerankan tokoh seorang Tessy, anak saya tuh nggak mau sekolah karena dilecehin sama teman-temannya. Dan itu pun terjadi pada saudara Erick. Persis mirip," tambahnya.
Sambil menahan tangis, Erick pun mengaku bahwa sang anak juga diejek teman-temannya saat dirinya memerankan sosok Tessy. Bahkan, sang anak pun hingga dibawa ke psikolog karena mengalami perundungan.
"Ya ini bisa dibilang magic di film-film. Saya tanya apa yang dialami Pakde Tessy, karena saya observasi sebagai aktor tuh gimana gesture-nya, cara dia berjalan, itu yang saya perhatikan," ungkap Erick.
"Tapi di belakangnya tuh ya saya juga mengalami apa yang dialami sama beliau. Dari keluarga, dari anak. Ya balik lagi Allah tuh memberi ujian kepada seseorang untuk naik kelas ya. Bukan naik kelas dulu baru ujian," tutupnya. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Yati Pesek yang memiliki nama asli Suyati di Yogyakarta pada 8 Agustus 1952 ini tergabung dalam komunitas wayang orang.
Erick mengaku sempat merasa tidak percaya diri dan ingin menolak saat ditawari menjadi pemeran utama dalam film Mendung Tanpo Udan.
Erick mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa berperan sebagai idolanya sendiri, Tessy, dalam film yang diproduksi sutradara Fajar Nugros ini.
Dalam film Srimulat: Hil Yang Mustahal, Erick mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karakter Tessy yang dia idolakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved