Selasa 15 Februari 2022, 06:15 WIB

Sutradara Sebut Turning Red Terinspirasi dari Pengalamannya Sebagai Anak Imigran

Basuki Eka Purnama | Hiburan
Sutradara Sebut Turning Red Terinspirasi dari Pengalamannya Sebagai Anak Imigran

Instagram @domeeshi
Sutradara Domee Shi

 

SUTRADARA film animasi Pixar dan Disney Turning Red Domee Shi mengungkapkan bahwa film tersebut terinspirasi dari pengalaman dan kisah personalnya sebagai seorang anak imigran yang tumbuh di negara barat seperti Kanada.

"Saya lahir di Chongqing, Tiongkok. Saya beremigrasi ke Toronto, Kanada ketika saya berusia dua tahun, seperti Mei Lee di film. Saya anak tunggal dan saya selalu sangat dekat dengan orangtua saya, terutama ibu saya karena ayah saya harus pergi bekerja," kata Shi dalam jumpa pers global, ditulis Selasa (15/2).

"Dan, itu hanya kami berdua. Kami melakukan semuanya bersama. Kami bepergian bersama untuk bekerja dan ke sekolah di pusat kota Toronto. Kami melakukan perjalanan bus ibu dan anak dan liburan bersama," tambahnya.

Baca juga: Turning Red Hadirkan Keberagaman dan Tumbuh Dewasa

Shi lalu berbagi ceritanya saat mulai beranjak dewasa. Dirinya banyak terpapar oleh budaya pop seperti anime, komik, dan tentu saja menjadi lebih sering bergaul dengan teman-teman sebayanya.

"Saya semakin jarang dengan ibu saya. Dan dia tidak mengerti mengapa saya terobsesi dengan karakter fiksi ini dengan mata besar dan rambut runcing berwarna-warni (anime, komik). Dan dia pasti tidak mengerti apa pun ini. Pada dasarnya saya sedang ditarik ke satu arah tapi tugas dan kesetiaan saya kepada orangtua saya dan ibu saya menarik saya ke arah lain," kenang Shi.

Ia menambahkan, Turning Red sebenarnya terinspirasi oleh perjuangan universal untuk tumbuh dewasa dan mencoba mencari cara untuk menghormati orangtua tetapi juga tetap setia pada diri sendiri.

"Dan bagi Mei Lee dalam film, panda merah adalah percikan ajaib yang memicu konflik internal dalam dirinya. Karena sampai saat itu, Mei berpikir dia sudah mengetahui semuanya, seperti yang kita semua lakukan sebelum kita bangun suatu hari dan tiba-tiba menyadari, kita ditutupi rambut tubuh, kita berbau funky, dan emosi kita ada di mana-mana," imbuhnya.

Panda merah yang ada di Turning Red pun menjadi sebuah metafora yang menggemaskan untuk sebuah perubahan drastis nan menakutkan bagi anak-anak seusia Mei Lee, si lakon utama.

"Lebih khusus lagi, kami ingin menjelajahi nuansa hubungan orangtua-anak Asia dan menghadapi perubahan dan semua konflik antargenerasi dan bagaimana hal itu membentuk siapa dirinya," kata Shi.

Turning Red akan tayang perdana secara eksklusif di Disney+ Hotstar pada 11 Maret 2022. (Ant/OL-1)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Dok Prambanan Jazz Festival 2022

Melancholic Bitch Suguhkan Lagu Normal di Prambanan Jazz Festival

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 19:08 WIB
Grup musik asal Yogyakarta, Melancholic Bitch menjadi salah satu bintang tamu kejutan dalam Prambanan Jazz Festival 2022, Jumat...
dok.ist

BMI Gelar Konser Bersuka Ria: Waktunya Bangkit Membangun Indonesia

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 16:27 WIB
BANTENG Muda Indonesia (BMI) akan menggelar konser bertemakan 'Bersuka Ria'. Kegiatan ini akan digelar pada Sabtu (2/7/2022)...
Dok Prambanan Jazz Festival 2022

Ada Vaksin Covid-19 Gratis untuk Penonton Prambanan Jazz Festival 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 13:48 WIB
Founder Rajawali Indonesia & CEO Prambanan Jazz Festival, Anas Syahrul Alimi memastikan bahwa gelaran PJF 2022 taat protokol...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya