Selasa 18 Januari 2022, 21:27 WIB

Peduli ODGJ, Prisia Nasution Gandeng BARDI Gelar Sports Charity Program 

Ghani Nurcahyadi | Hiburan
Peduli ODGJ, Prisia Nasution Gandeng BARDI Gelar Sports Charity Program 

Dok. Pribadi
Prisia Nasution

 

AKTRIS sekaligus publik figur Prisia Nasution bersama beberapa rekan sejawatnya aktif mengkampanyekan gerakan sosial "Peduli itu Tidak Diam" yang menyasar pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). 

Berkolaborasi dengan BARDI Smart Home Indonesia, Prisia yang juga merupakan eks atlet pencak silat dan penggemar olahraga bola basket tersebut rencananya akan menggelar kegiatan Sports Charity Program yang melibatkan ODGJ bersama beberapa komunitas basket yang rencananya akan digelar pada 23 Januari di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Agenda ini juga merupakan rangkaian kampanye dari gerakan “Peduli itu Tidak Diam” di tahun ini. 

Prisia mengatakan, kegiatan sosial itu diusung oleh Kopi Panas Foundation (KPF) yang ia dirikan untuk membantu sesama Kemanusiaan saat ini khususnya ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Menurutnya, perhatiannya terhadap ODGJ tumbuh sejak 2016. 

Saat itu ada satu momen dimana Prisia melihat seorang ODGJ sedang berada di jalan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Hal itu terus membekas dalam memorinya dan kemudian membuatnya terpanggil untuk memberikan perhatian lebih khususnya kepada teman-teman ODGJ. 

Prisia menegaskan, yang perlu diinformasikan dan diluruskan kepada masyarakat adalah stigma tentang ODGJ itu meresahkan 100% tidak benar. Banyak dari mereka yang juga bisa secara perlahan sembuh walau dengan proses yang membutuhkan waktu yang lama dan tentunya perhatian dari kita. 

"Mereka bisa berinteraksi dengan kita dan tugas memperhatikan ODGJ jangan lantas ditujukan kepada pemerintah (dinas sosial atau Kementerian Kesehatan) saja, sebagai sesama umat manusia kita pun bisa membantu meringankan beban mereka baik dalam bentuk dukungan materi dan non materi. Kita yang normal pun bisa juga mengidap ODGJ karena kita tidak mampu meredam stress dalam keseharian kita.Untuk itu perlu adanya wadah yang baik guna membantu ODGJ dan juga mencegah orang-orang supaya tidak centering mengidap ODGJ," ujarnya. 

Kolaborasi KPF x BARDI meliputi 5 rangkaian program diantaranya Sports Charity Program, yang didukung oleh beberapa publik figur yang merupakan KPFriends dan teman-teman ODGJ, dimana mereka akan berolahraga khususnya bermain bola basket bersama. Sports Charity Program ini adalah program ke 2 yang dijalankan oleh KPF setelah sebelumnya digelar pertama kali di 3 Oktober 2021, bertepatan dengan hari kesehatan mental sedunia. 

KPF x BARDI Basketball Collaboration 2022 akan berlangsung selama 11 bulan kedepan, setiap bulan nya akan ada 1 kali pertandingan. Puncak acara akan ada pada November 2022 dengan pertandingan All Star Exhibition dan acara penutupan.  

Baca juga : Jung Woo-sung Ungkap Pengalaman Jadi Produser Eksekutif The Silent Sea

Selain Sports Charity Program, empat rangkaian program lainnya adalah Happy Sharing yakni kunjungan ke Panti ODGJ Mitra KPF,  bersama BARDI ini akan menjadi rangkaian program Happy Sharing yang ke 26 dan akan berlangsung 11 kali happy sharing di tahun 2022. 

Kemudian ada Rumah Asa program membangun atau merenovasi panti ODGJ mitra KPF, Lalu ada ODGJ berkarya, yakni program pelatihan untuk teman-teman ODGJ, saat ini khususnya di bidang olahraga. 

"Yang terakhir adalah Ngopi Bareng ODGJ yang merupakan Talkshow bersama teman-teman ODGJ. Rangkaian program ini baru pertama kali dan akan segera tayang di Channel Youtube Kopi Panas Foundation," imbuh Prisia. 

Adapun  beberapa artis yang pernah terlibat di Sports Charity Program sebelumnya dan yang akan datang diantaranya ada Augie Fantinus, Uus, Annisa Cikal Rambu, Denny Sumargo, Asri Welas, Reza Nangin, pemain timnas basket Putri Priscilla Karen, dan publik figur lainnya seperti Savira Aliva Sjahril, Haris Ilano Virza. 

"Visi yayasan Kopi Panas Foundation agar terwujudnya generasi yang berpartisipasi aktif dalam isu sosial dan lingkungan. Sebenarnya saya ingin juga concern kepada alam dan hewan. Tapi sejauh ini kami baru bergerak kepada isu Kemanusiaan yaitu Peduli ODGJ. Harapannya KPF menjadi pusat pembelajaran dan simpul gerakan sosial serta lingkungan dan meningkatkan kesadaran publik dalam membantu sesama menyalurkan bantuan pada lembaga dan individu," pungkas Prisia. 

BARDI smart home adalah perusahaan yang mengembangkan produk-produk pintar rumah tangga, seperti Smart Bulb, IR Remote, Smart Wall Socket, hingga LED Strip. Semua produk ini sudah kompatibel dengan layanan perintah suara dari Alexa, Siri, dan Google Assistant. 

Perwakilan BARDI, More Ria mengatakan,  banyak sekali orang yang takut dengan ODGJ harus melihat langsung bahwa stigma menakutkan itu tidak benar, masih banyak temen-temen ODGJ bahkan masih bisa melakukan banyak aktivitas memasak, berbincang bersama, bahkan berolahraga, salah satunya bermain basket. 

"BARDI juga melihat adanya FIBA Asia yang akan di laksanakan di tahun 2023, dengan demikian juga kami memilih basket sebagai olah raga yang dapat di lakukan bersama-sama dengan teman-teman ODGJ. Semoga dengan adanya BARDI mensupport KPF ini bisa sesuai dengan keinginan BARDI untuk dapat berkembang bukan hanya untuk kalangan rumah tangga namun untuk semua kalangan seperti teman-teman yang suka olah raga, temen-temen organisasi khususnya yang fokus dengan ODGJ, dan lainnya," ujar More. (RO/OL-7)
 

Baca Juga

MI/USMAN ISKANDAR

BNI Java Jazz Festival 2022, Pekerja Panggung Kenyang Dan Pemusikpun Senang

👤Fathurrozak 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:30 WIB
KEMBALINYA gelaran BNI Java Jazz Festival tahun ini turut menumbuhkan asa para pekerja di industri pertunjukan dan musik untuk kembali...
Ist

Ini Dia Pengalaman Baru Jessica Mila di Film The Doll 3

👤Miskah Syifa Putri 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 08:02 WIB
Jessica menjelaskan bahwa boneka tersebut dioperasikan oleh tim khusus. Sehingga ia pun harus bekerja sama dengan tim itu untuk...
INSTAGRAM

Zizie Zidane Akui Kesulitan Dubbing Boneka Bobby di Film The Doll 3

👤Miskah Syifa Putri 🕔Jumat 27 Mei 2022, 21:07 WIB
Zidane juga bercerita bahwa proses syuting sempat tertunda hingga 9 bulan. Hal tersebut membuatnya harus membangun ulang karakter Gian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya