Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Aktor pemenang Oscar Denzel Washington mengakui dirinya masih belajar menjadi sutradara jelang perilisan film keempatnya berjudul “A Journal for Jordan”.
“A Journal for Jordan” dijadwalkan tayang perdana di bioskop Amerika pada Sabtu (25/12). Film yang ditulis Virgil Williams ini diangkat berdasarkan memoar “A Journal for Jordan: A Story of Love and Honor” oleh Dana Canedy.
“Saya tidak menyebut diri saya seorang sutradara. Saya masih belajar,” katanya kepada Associated Press dikutip pada Rabu (22/12).
Washington mengaku dirinya belajar menyutradarai dari para “master”, termasuk belajar kepada sutradara Joel Coen. Film Coen yang juga dibintangi Washington, “The Tragedy of Macbeth”, sama-sama akan tayang pada Sabtu (25/12).
“Selama bertahun-tahun, saya diberkati untuk bekerja dengan beberapa pembuat film terhebat yang pernah ada. Jadi saya ‘mencuri’ pelajaran dari mereka yang terbaik,” sambungnya.
Selain Coen, ia mengatakan juga belajar dari Spike Lee, Tony Scott, Ridley Scott, Norman Jewison, Richard Attenborough, hingga Jonathan Demme.
“Saya mengambil sedikit dari mereka dan mencoba menerapkannya pada apa yang saya pelajari untuk bagaimana melakukannya,” tutur Washington.
Washington lebih dikenal sebagai aktor yang telah membintangi sekitar 60 fillm. Berkat kemampuan aktingnya, ia telah memenangkan dua piala Oscar hingga tiga Golden Globe Awards.
Film “A Journal for Jordan” yang Washington garap dibintangi oleh aktor “Black Panther” Michael B. Jordan dan aktris “Monsters and Men” Chante Adams.
Film tersebut bercerita tentang bagaimana Canedy meneruskan jurnal yang ditinggalkan tunangannya, Sersan Pertama Angkatan Darat AS Charles King, terbunuh selama perang Irak. Jurnal tersebut berisi nasihat kepada Jordan yang saat itu masih bayi.
King mulai menulis jurnal pada 2005. Canedy, yang merupakan bagian mantan jurnalis New York Times, menerbitkan memoar tersebut pada 2008.
“Ketika saya membaca naskahnya dan saya berkata, 'Wah, kami punya sesuatu di sini, saya akan mengarahkan ini’,” ujar Washington kepada Reuters.
Sebelum “A Journal for Jordan”, ia telah menyutradarai “Fences” (2016) yang diadaptasi dari drama teater berjudul sama karya August Wilson. Film yang dibintangi oleh dirinya sendiri dan Viola Davis ini mendapat respon positif dari para kritikus.
Pada 2002, ia memulai debut penyutradaraannya melalui film “Antwone Fisher”. Selanjutnya pada 2007, ia menggarap film “The Great Debaters”. (Ant/OL-12)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Film Penerbangan Terakhir menyoroti bagaimana laki-laki sering kali merasa aman di ranah publik saat terlibat hubungan terlarang
Film Suka Duka Tawa mengikuti perjalanan hidup seorang komika muda bernama Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda.
Sutradara legendaris Rob Reiner meninggal dunia bersama sang istri, Michele Singer, setelah keduanya ditemukan tewas di kediaman mereka di Los Angeles, Amerika Serikat.
Jaksa AS menjatuhkan dakwaan pembunuhan tingkat pertama terhadap Nick Reiner, 32, atas kematian tragis kedua orangtuanya, sutradara legendaris Rob Reiner dan istrinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved