Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU diperkenalkan di ajang Jakarta Film Week, belum lama ini di Jakarta, film Kamu Tidak Sendiri (KTS) terpilih untuk diputar perdana dalam ajang Jogjakarta Netpac Asia Film Festival (JAFF) 2021. Sebagai catatan, perhelatan JAFF merupakan festival film bergengsi yang diselenggarakan rutin setiap tahun sejak 2006.
Ajang JAFF 2021 berlangsung pada 27 November-4 Desember 2021 di Yogyakarta. Film Kamu Tidak Sendiri diputar perdana pada 3 Desember 2021 di Empire XXI Jogjakarta.
Ditayangkan secara perdana di ajang bergengsi tersebut, membuat Titan Hemawan, Direktur Utama MNC Pictures merasa antusias. "Ketika masuk official selection JAFF ke-16 kami sangat antusias dan merasakan kehormatan tersendiri, karena JAFF merupakan ajang prestisius bagi insan perfilman Indonesia bahkan internasional. Kesempatan spesial ini kami gunakan untuk World Premiere Film Kamu Tidak Sendiri, dan saya mengharapkan film KTS yang punya pesan moral kuat bisa menjadi inspirasi bagi penonton JAFF dan khalayak publik pada umumnya," ujar Titan kepada wartawan, belum lama ini.
Secara garis besar, alur besar cerita film Kamu Tidak Sendiri sangat berbeda dengan film Indonesia pada umumnya. Di film ini pergolakan batin Mira terjadi saat ia terjebak dalam lift bersama Mika. Kemudian kehadiran sosok Adrian di saat genting tersebut tidak diduga mampu mengubah Mira yang lama dan hal itu merupakan peristiwa yang sangat memberikan pelajaran buat dirinya.
Tokoh sentral di perankan oleh artis berkarakter, Adinia Wirasti, sebagai Miranda Arundati, seorang sosok perempuan karier, mandiri, independen, dan merasa bisa melakukan segala sesuatu tanpa perlu orang lain. Mira juga sangat disiplin dan ambisius dalam karier. Hal ini ditunjukkan dari wataknya yang keras dan terkesan kuat dalam menghadapi masalah. Namun saat terjebak dalam situasi yang teramat genting, semua menjadi berubah.
Film bergenre drama suspense ini disutradarai Arwin Wardhana dengan dibantu Yadi Sugandi sebagai Director of Photography. Nama Yadi tergolong mumpuni di dunia perfilman Tanah Air. Ia pernah mendapatkan penghargaan di FFI 2021 sebagai penata sinematografi terbaik.
Baca juga: BCL: Baca Label Pangan Itu tidak Sulit
Penayangan perdana di ajang Jogjakarta Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2021 menjadi bukti, film itu memiliki kualitas yang layak dinantikan masyarakat Indonesia. (RO/OL-14)
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Pendampingan orangtua selama film berlangsung sangatlah krusial untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved