Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ROLLING Stones telah mencoret lagu populer Brown Sugar dari rangkaian konser mereka di Amerika Serikat (AS) seiring kritik yang menuding lagu itu mengacu pada perbudakan.
"Kalian menyadarinya ya?" kata Keith Richards kepada Los Angeles Times dalam wawancara terbaru ketika ditanya mengapa lagu itu tidak dibawakan lagi oleh band asal Inggris itu.
"Saya tengah mempelajari dimana masalahnya. Tidakkah mereka mengerti bahwa lagu ini berkisah mengenai kengerian perbudakan? Namun, mereka berusaha menghilangkan lagu ini. Saat ini, kami tidak mau berkonflik," lanjutnya.
"Saya hanya berharap kami bisa kembali membawakan lagu itu di masa depan," tegas musisi berusia 77 tahun itu.
Baca juga: Konser God Bless Bakal Digelar Kembali 28 Oktober 2021
Lagu yang pertama kali dirilis pada 1971 itu diawali dengan lirik yang berbunyi, "Gold coast slave ship bound for cotton fields" dan berbicara mengenai memukuli para budak dan hubungan seks dengan budak perempuan.
Selama beberapa tahun terakhir, kritikus menuding lagu itu rasis dengan seorang penulis untuk New York Magazine menyebut laga itu 'menjjikan, seksis, dan melecehkan perempuan berkulit hitam'.
"Kami telah memainkan Black Sugar setiap konser sejak 1970. Jadi, kita memutuskan untuk tidak membawakannya lagi dan melihat apa yang terjadi,' ujar vokalis Rolling Stones Mick Jagger kepada LA Times.
Pada 1995, Jagger, dalam wawancara dengan majalah Rolling Stone, mengatakan, "Saya tidak akan pernah menulis lagu itu pada saat ini."
"Saya akan menyensor diri saya sendiri dan berkata 'Ya Tuhan, saya tidak bisa. Saya harus berhenti'. Banyak hal-hal buruk yang diucapkan dalam lagu itu," imbuhnya.
Rolling Stones kembali melanjutkan tur No Filter pada September lalu setelah jeda panjang karena pandemi covid-19.
Mereka akan terus memggelar konser hingga November 2021 termasuk di Los Angeles, Las Vegas, dan Detroit. (AFP/OL-1)
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
Di kampusnya di New York, Azel juga mengasah kemampuannya sebagai produser dan penulis lagu.
Patras terinspirasi dari band-band seperti The Killers, The Smiths, The Cure, dan juga Slowdive.
Keramas Aero Park sebagai tempat acara merupakan lokasi yang strategis karena bisa menjangkau lebih banyak para audiens dari lintas kota, tidak hanya dari Gianyar.
Mini konser Ungu ini sekaligus menjadi momen bagi Crane Lounge Jakarta untuk mengenalkan konsep lounge terbarunya.
Festival musik metal Hammersonic 2024 yang dipromotori Ravel Entertainment tersebut digelar di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta, 4-5 Mei lalu.
Dino Hamid memproduksi konser di tengah hamparan salju di tengah suasana panas Indonesia dengan dipromotori JXB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved