Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TRAVEL blogger Trinity, 48, yang juga sekaligus penulis buku The Naked Traveler, mengaku sempat merasakan stres akibat terpaksa berdiam diri di rumah selama beberapa bulan selama awal pandemi pada tahun lalu.
Memiliki nama asli Ade Perucha Hutagaol ini mengatakan, mau tidak mau, dia mengurangi intensitas pertemuan dan jalan-jalannya sebagai traveller selama pandemi ini. Dia pun mengaku adanya pandemi covid-19 membuatnya kesulitan untuk mencari bahan karya menulisnya.
"Stres lah pas awal-awal pandemi. Cari bahan nulis juga sudah susah karena enggak ada bahan baru. Jalan-jalan jarang banget. Pengaruhnya ke kreativitas ya. Yang tadinya semangat nulis jadi sulit pas pandemi ini," ungkap Trinity dalam Journalist On Duty Media Indonesia, Jumat (28/5).
Baca juga : Sepanjang Pandemi Musisi Rindu Kemeriahan Panggung
Namun, Trinity menegaskan adanya pandemi tidak membuatnya terkukung bak di dalam penjara. Dia mengaku memaksakan mencari kesibukan seperti mengikuti kelas menulis secara virtual.
"Kita harus bangkit. Saya lakukan mulai nulis di blog terus juga ikut kelas menulis, mempertajam tulisan saya juga mengajar. Intinya mengisi kegiatan yang positif," ucapnya.
Salah satu pionir travel blogger di Indonesia ini pun menyarankan kepada masyarakat agar mengisi luang dengan jalan-jalan atau rekreasi yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal alias staycation karena adanya pembatasan aktivitas di dalam negeri. Pun tidak bisa pergi travelling ke luar negeri karena masih adanya lockdown atau penguncian wilayah.
Baca juga : Pancing Interaksi dengan Gambar Menarik di APD
Trinity megatakan, dalam berwisata atau berpergian juga harus memperhitungkan segala risiko yang ada. Jika mengetahui ada kerumunan di satu lokasi, disarankan untuk menjauhi tempat tersebut.
"Harus diperhitungkan dulu risiko. Seperti di Ancol kan tuh ramai pas libur lebaran, jangan lagi seperti itu. Dipikirkan banget kalau mau kreasi jangan ramai-ramai. Kita juga harus jaga kewarasan deh," jelas Trinity.
Dia juga menawarkan kegiatan yang bisa dilakukan masyarakat selain staycation ialah virtual tour, berkebun, berolahraga ringan seperti bersepeda di luar rumah. Segala kegiatan tersebut juga dipastikan menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari penularan covid-19.
Baca juga : Jalankan Hobi untuk Hilangkan Stres di Masa Pandemi
"Tidak usah berkreasi yang ramai-ramai sekarang. Buat apa, yang penting bisa diperhitungkan, jaga kesehatan dan buat kita nyaman," pungkas Trinity.
(OL-6)
Baca juga : Kemampuan Beradaptasi Dibutuhkan Dalam Kondisi saat Ini
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved