Jumat 16 April 2021, 23:24 WIB

Nicholas Saputra Mengukur Risiko saat Bermedia Sosial

Mediaindonesia.com | Hiburan
Nicholas Saputra Mengukur Risiko saat Bermedia Sosial

MI/Arya Manggala
Aktor Nicholas Saputra.

 

Aktor Nicholas Saputra membagi sejumlah pendapatnya terkait penggunaan media sosial. Menurut Nicholas, masyarakat sebagai pengguna harus menjaga privasi dan beretika ketika beraktivitas di ruang digital yang begitu luas.

"Ada baiknya sebelum menggunakan media sosial, kita berpikir sekali, dua kali untuk mengukur risikonya, apalagi soal privasi," kata Nicholas dalam acara bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Surabaya, Jumat (16/4).

Menurut aktor "Gie" (2005) tersebut, ia merasa bahwa pengguna media sosial kebanyakan masih belum terlalu memiliki kesadaran akan privasi di ruang digital. Ia sendiri mengaku sangat menjaga untuk tidak membagikan hal-hal yang terlalu personal ke dunia maya.

"Kulturnya mungkin masih kurang menjujung tinggi privasi, kayak misalnya soal masalah keluarga, dan lainnya. Saya sendiri sangat menjunjung tinggi hal itu karena ini efeknya bias ke mana-mana; mulai dari keamanan (data), cyber bullying, bahkan bukan hanya untuk kita sendiri tapi juga orang-orang di sekitar kita," jelas Nicholas.

"Saya juga menjaga privasi orang-orang di sekitar saya. Kita enggak tahu dunia digital ke depannya bakal gimana, tapi yang jelas, jejak digital enggak pernah hilang," ujarnya menambahkan.

Aktor pemeran Rangga dalam serial film legendaris "Ada Apa Dengan Cinta?" itu juga mengatakan, penting bagi warganet untuk beretika saat bermain media sosial. Ia menyoroti fenomena perundungan siber (cyber bullying) yang tak jarang menghiasi dunia digital Indonesia.

"Public figure sangat rentan dapat cyber bullying, mengingat followers dan yang komen banyak. Tapi, bukan cuma public figure saja yang mengalami, orang-orang yang bukan public figure pun bisa mendapatkan itu walaupun intensitasnya berbeda. Maka, kecepatan teknologi harus bisa berimbang sama etika," paparnya.

Nicholas pun mengajak masyarakat yang sering bermain di internet untuk bijak dalam menggunakannya. Menurut dia, teknologi memiliki banyak manfaat dan dampak positif bila penggunanya mampu berkawan dengan baik dan sadar akan hal itu.

"Media sosial sepertinya adalah hal yang enggak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari kita. Kita bisa menggunakan itu untuk mengekspresikan diri, berkomunikasi, diskusi, dan lainnya. Ini adalah platform yang bisa digunakan untuk berbagai macam hal, dan kuasanya ada di pengguna," pungkasnya. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

ANTARA/Netflix

Film Korsel Sweet & Sour akan Tayang di Netflix Mulai 4 Juni

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 19 Mei 2021, 06:56 WIB
Sweet & Sour mengisahkan momen-momen realistis dalam hubungan, mulai dari manisnya jatuh cinta hingga masamnya hubungan ketika...
AFP/Jemal Countess / GETTY IMAGES NORTH AMERICA

Aktor Charles Grodin Tutup Usia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 19 Mei 2021, 06:29 WIB
Grodin berduet dengan Robert De Niro dalam film komedi-aksi Midnight Run serta film remake King Kong dan film komedi romantis The...
AFP/Jean-Baptiste LACROIX

Naomi Campbell Jadi Ibu di Usia 50 Tahun

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 19 Mei 2021, 05:53 WIB
"Saya selalu ingin memiliki anak. Dengan bantuan ilmu pengetahuan, saya rasa saya bisa melakukannya jika saya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berebut Fulus dari JAKARTA

Jawa Barat menjadi primadona pariwisata bagi warga Jakarta. Namun, sejak pembangunan jalan tol dan terhubung dengan tol trans-Jawa
menyebabkan fulus wisatawan Jakarta terbelah.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya