Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK berdiri pada tahun 1955, Akademi Seni Drama dan Film Indonesia (Asdrafi) menjadi kawah candradimuka bagi para sineas film tanah air, dari Teguh Karya, Koesno Sudjarwadi, Maruli Sitompul, Hendra Cipta, Alex Suprapto Yudho, Sri Harjanto Sahid, hingga Masrom Bara. Untuk menghadirkan spirit Asdrafi, para alumninya pun membuat film dokudrama berjudul Asdrafi di Atas Kereta Waktu, Serpihan Jejak Asdrafi.
Film tersebut disutradarai oleh Indra Tranggono dan telah dipersiapkan selama tiga bulan. Indra mengatakan, film Asdrafi di Atas Kereta Waktu akan diluncurkan, Jumat (9/4) di Pendapa Pakuningratan/Asdrafi, Sompilan, Ngasem 12 Yogyakarta, pukul 19.00 WIB.
.Indra yang juga menjadi penulis skenario film tersebut mengatakan, film ini bukan film sejarah, melainkan dokudrama. Cerita fiksi dalam film ini digunakan untuk mengungkap beberapa data kualitatif tentang perjalanan dan semangat kreatif Asdrafi.
"Saya berusaha menghadirkan spirit Asdrafi yang tahan pukul dalam perubahan zaman. Pada setiap era, Asdrafi selalu berkontribusi melalui ide, karya, dan sumber daya manusia kreatif," ujar Indra dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4).
Produser film Asdrafi di Atas Kereta Waktu, Jedink Alexander menambahkan tujuan pembuatan film ini adalah untuk menggugah ingatan atas eksistensi Asdrafi dan memberikan apresiasi kepada masyarakat. Menurut dia, Asdrafi tidak hanya memberikan ilmu seni, tapi juga ilmu kehidupan yang sangat bermakna bagi kelahiran para seniman.
"Kini Asdrafi telah menginisiasi berdirinya Insaga Asdrafi yang menangani pendidikan seni," ujar Jedink.
Jedink menjelaskan, film Asdrafi di Atas Kereta Waktu mengisahkan tentang semangat kreatif Asdrafi yang tidak mengenal mati. Kisah dibuka dengan kemunculan tokoh Jedink bersama isteri dan anaknya bernama Stefani. Jedink yang selama ini tinggal di Melbourne Australia mengajak anak dan isterinya mengunjungi kampus Asdrafi untuk menyerap pengalaman dan pengetahuan.
Mereka menemukan komunitas kreatif yang memberikan banyak inspirasi. Stefani pun akhirnya memutuskan untuk kuliah di Yogyakarta karena ingin menempa diri dan menjadi seniman profesional.
baca juga: HBO Rayakan 10 Tahun Game of Thrones
"Ini film kedua setelah Aku Bukan Marsinah yang diproduksi Jedink Production dan Guyub Rukun Keluarga Asdrafi Yogyakarta," kata Jedink.
Film ini melibatkan banyak aktor, seperti Jedink Alexander (merangkap produser), Siti Nikandaru Chairina, Deddy Ratmoyo, Meritz Hindra, Ende Riza, Titok Pangesthi Adji, Dr Nur Iswantara, Mahmoud Elqadrie, Harlizon, Khocil Birawa, dan Awang Rebo Legi, Vio Bintang Pamungkas, Cristina Deque, Gee Myta, Yosep S, dan Nunung Rita.
Selain itu, ada Joni Asman bertindak selaku kameraman/editor, Dr Memet Chaerul Slamet selaku penata musik, dan Marco Dinata selaku penata artsitik. (OL-3)
Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, INNSiDE by Melia Yogyakarta menghadirkan promo makan malam spesial bertajuk A Taste of Prosperity.
Tutup aktivitas tambang ilegal yang menggunakan alat berat di dalam kawasan
Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial.
AKSI menolak Pilkada tak langsung yang mana pemilihan lewat DPRD digelar oleh BEM Nusantara DIY di Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
JUMLAH uang kartal yang keluar (outflow) dari Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta kepada perbankan dan masyarakat, selama periode Desember 2025 tercatat sebesar Rp1,34 triliun
MENUTUP libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bandara Adisutjipto Yogyakarta resmi mengakhiri Posko Pelayanan Angkutan Udara pada hari Senin (5/1).
BEN Affleck, sutradara dan aktor papan atas, mengambil langkah bijak dengan tidak mendikte masa depan ketiga buah hatinya dari pernikahan dengan Jennifer Garner.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Imajinari
JACK Black menghidupkan kembali hutan hujan Amazon Brasil bersama makhluk paling buas yang menjadi mimpi buruk di dalam air, Anaconda.
Resmi merilis poster dan trailer, adapun film Bidadari Surga akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Januari 2026.
Film Esok Tanpa Ibu dibintangi oleh Ali Fikry, Dian Sastrowardoyo, Ringgo Agus Rahman, Aisha Nurra Datau, dan Bimasena. Di film ini, Dian memerankan karakter ibu yang mengalami koma.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved